Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Pelaku Penikaman Imam Masjid di Morowali Babak Belur Dihajar Massa

pelaku penikaman guru ngaji di morowali utara dihajar massa hingga babak belur sebelum diamankan polisi. motif masih diselidiki, pelaku positif narkoba.
Pelaku penikaman guru ngaji di Morowali Utara dihajar massa hingga babak belur sebelum diamankan polisi. Motif masih diselidiki, pelaku positif narkoba.

Morowali Utara, Sinata.id – Seorang pria berinisial AL (23) menjadi sasaran amukan warga setelah menikam seorang guru mengaji bernama Muhammad Jumali (27) saat memimpin salat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Senin (25/8/2025) dini hari.

Menurut keterangan KBO Reskrim Polres Morowali Utara, Iptu Theodorus Resupal, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.45 Wita. Pelaku tiba-tiba masuk ke dalam masjid lalu menusukkan sebilah pisau ke bagian perut korban yang sedang menjadi imam salat.

Advertisement

Baca Juga: Imam Masjid Ditikam Saat Pimpin Salat Subuh di Morowali, Pelaku Positif Narkoba

“Setelah melakukan aksinya, pelaku berusaha kabur. Namun, jemaah yang berada di belakang korban berhasil mengejar, menangkap, dan langsung menghakimi pelaku di lokasi,” jelas Theodorus.

Baca Juga  Bidan di Banjarmasin Tewas Ditikam Pasien Gara-Gara Uang Pinjaman Rp500 Ribu

Akibat amukan massa, AL mengalami luka serius dan nyaris tidak berdaya sebelum akhirnya diamankan polisi yang segera tiba di tempat kejadian perkara. “Pelaku sudah dalam kondisi babak belur saat kami amankan,” tambahnya.

Selain mengamankan AL, polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau dan sebuah telepon genggam. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pelaku positif menggunakan narkoba.

“Motif penyerangan ini masih kami dalami karena keterangan pelaku kerap berubah-ubah. Dari hasil tes urine, yang bersangkutan terbukti mengonsumsi narkoba,” ungkap Theodorus.

Sementara itu, korban yang mengalami luka tikaman di bagian perut segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini