Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
PematangsiantarNews

PDI Perjuangan Desak Wali Kota Copot Jabatan Kadis Kesehatan Siantar dari drg Irma Suryani

pdi perjuangan desak wali kota copot jabatan kadis kesehatan siantar dari drg irma suryani
Cindira dari Fraksi PDI Perjuangan

Pematangsiantar, Sinata.id –  Sikap tegas ditampilkan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kota Pematangsiantar dalam memberikan saran dan masukan kepada Wali Kota Pematangsiantar.

Kali ini, Fraksi PDI Perjuangan mendesak Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi agar mencopot jabatan Kadis Kesehatan Kota Pematangsiantar dari drg Irma Suryani.

Advertisement

Mendesak jabatan Irma Suryani dicopot, karena Fraksi PDI Perjuangan kecewa terhadap kinerja Kadis Kesehatan tersebut selama memimpin Dinas Kesehatan tahun 2024.

Dalam hal ini, kecewa terhadap banyaknya program kegiatan anggaran yang tidak berjalan di Dinas Kesehatan. Sehingga anggaran yang ada menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun 2024.

Tahun 2024, Dinas Kesehatan “menyumbang” Silpa sebesar Rp 9,499 miliar. Dari Silpa sebesar itu, PDI Perjuangan menyoroti tidak berhasilnya Dinas Kesehatan mendapatkan obat-obatan pada triwulan 4 tahun 2024 yang lalu.

Baca Juga  Proyek Hancur di Sigulang-gulang, Polisi dan Jaksa Diminta Periksa Kepala UPTD, PPK dan Lainnya

“Pada Dinas Kesehatan terdapat Silpa sebesar Rp 9.499.740.571. Yang mana Silpa tersebut menjadi bagian dari yang tidak diperbelanjakannya obat-obatan untuk Puskesmas se Kota Pematangsiantar, yang artinya menurut kami Fraksi PDI Perjuangan, bahwa Kepala Dinas Kesehatan mengabaikan persoalan kesehatan warga,” ucap Cindira.

Kinerja Kadis Kesehatan lainnya yang membuat Fraksi PDI Perjuangan kecewa, terkait tidak efektifnya komunikasi antara Dinas Kesehatan dengan RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar dalam penanganan stunting.

Beranjak dari rasa kecewa tersebut, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Cindira, meminta wali kota segera mencopot jabatan Kadis Kesehatan dari drg Irma Suryani.

Permintaan itu disampaikan Cindira, saat membacakan pandangan akhir Fraksi PDI Perjuanhan atas pertanggungjawaban Wali Kota Pematangsiantar terhadap pelaksanaan APBD Tahun 2024, Senin 21 Juli 2025.

Baca Juga  Buku Jangan Jadi Barang "Mewah"

“Kami Fraksi PDI Perjuangan meminta saudara wali kota untuk segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar,” tandas Cindira. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini