Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Regional

Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas di Humbahas, Diduga Keracunan Asap Arang

pasangan suami istri ditemukan tewas di kamar rumah mereka, desa aek lung, kecamatan dolok sanggul, kabupaten humbang hasundutan (humbahas), sumatera utara, minggu (28/12/2025).
Polisi saat melakukan olah TKP

Humbahas, Sinata.id – Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan tewas di kamar rumah mereka, Desa Aek Lung, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).

Kasat Reskrim Polres Humbahas Iptu Jhon FM Siahaan mengatakan, dari hasil visum dokter forensik RSUD Dolok Sanggul, kedua korban diduga meninggal akibat asfiksia atau keracunan gas karbon monoksida dari asap arang.

Advertisement

Katanya, begitu menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi. Dari lokasi, pihaknya menemukan kedua korban dalam kondisi tidak bernyawa, dengan posisi telungkup di kamar tidur.

Sedangkan dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial DTS (55) dan ENS (55), warga Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Jenazah kedua korban dievakuasi ke RSUD Dolok Sanggul untuk dilakukan visum et repertum.

Baca Juga  Struktur Pimpinan DPRD Batu Bara Lengkap, Bupati Dorong Optimalisasi PAD dan UMKM Naik Kelas

Sementara, dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya, tempat pembakaran arang, telepon genggam, tas, dompet berisi uang dan emas, serta barang pribadi korban lainnya.

Iptu Jhon FM Siahaan menegaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana.

Tutur Jhon, sesuai keterangan saksi, korban diketahui pulang ke Dolok Sanggul untuk menghadiri acara keluarga serta merayakan Natal dan Tahun Baru.

Pihak keluarga melalui anak korban, tidak ingin dilakukan otopsi, dengan membuat pernyataan resmi untuk itu. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini