Pematangsiantar, Sinata.id — Sistem layanan parkir di Suzuya Merdeka Mall Kota Pematangsiantar menuai sorotan dari pengunjung.
Sejumlah warga mengeluhkan tetap dikenakan biaya parkir meskipun tidak mendapatkan tempat karena area parkir sudah penuh.
Keluhan ini muncul saat akhir pekan, ketika pengunjung memadati pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Merdeka No.12, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur. Sejumlah kendaraan masih diizinkan masuk ke area parkir, namun setelah berada di dalam, seluruh lahan parkir ternyata telah penuh.
Akibatnya, pengunjung terpaksa berputar dan keluar kembali tanpa sempat memarkirkan kendaraan. Namun saat hendak keluar, mereka justru diminta membayar biaya parkir oleh petugas.
Kondisi tersebut memicu perdebatan antara pengunjung dengan petugas parkir serta pihak keamanan yang berjaga di lokasi.
Salah seorang pengunjung mempertanyakan kebijakan tersebut. Ia menilai seharusnya ada pemberitahuan sejak awal jika kapasitas parkir sudah penuh.
“Kenapa tidak diberi tahu dari depan kalau parkiran penuh? Kalau dari awal diinformasikan, kami tidak akan masuk,” ujarnya dengan nada kecewa, Sabtu (28/3/2026).
Situasi sempat memanas karena pengunjung meminta penjelasan, sementara petugas parkir dan keamanan dinilai tidak memberikan keterangan yang jelas terkait alasan tetap diberlakukannya biaya parkir.
Peristiwa ini juga menarik perhatian pengunjung lain yang berada di sekitar pintu keluar.
Sejumlah warga menilai pengelola seharusnya menempatkan petugas di pintu masuk untuk memberikan informasi kondisi parkir secara real time. Selain itu, mereka meminta adanya sistem manajemen parkir yang lebih transparan dan profesional agar tidak merugikan pengunjung.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak pengelola melalui Tommy Siburian yang disebut sebagai humas. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut, Minggu (29/3/2026).
Kejadian ini menambah daftar keluhan masyarakat terhadap sistem parkir di pusat perbelanjaan. Pengunjung berharap pihak pengelola segera memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang, serta kenyamanan pengunjung tetap terjaga. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini