Simalungun, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Simalungun menggelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman Kantor Bupati, Pamatang Raya, Sabtu (21/3/2026).
Pelaksanaan ini menjadi catatan bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di lokasi tersebut dengan melibatkan masyarakat secara luas.
Sejak pagi, jemaah dari berbagai wilayah memadati area pelaksanaan salat dengan suasana yang khusyuk dan tertib. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, Kapolres AKBP Marganda Aritonang, Ketua DPRD Sugiarto, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Ketua TP PKK Darmawati Anton Achmad Saragih, serta jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat.
Salat Idulfitri dipimpin oleh Imam Ikhwanuddin Nasution. Dalam khutbahnya, ia mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Perayaan Idulfitri di Simalungun sebelumnya diawali dengan pawai takbir keliling pada Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Anton dari depan Kantor Bupati dan menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bihalal di pendopo rumah dinas bupati. Acara ini dihadiri unsur Forkopimda dan masyarakat sebagai ajang silaturahmi serta saling memaafkan.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Idulfitri.
Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan antara pemerintah dan masyarakat.
“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Mari kita bergandengan tangan untuk menjaga persatuan serta membangun Kabupaten Simalungun agar semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, keberagaman masyarakat Simalungun merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan toleransi. Dengan kebersamaan, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Perayaan Idulfitri yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Simalungun yang harmonis, maju, dan berdaya saing. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini