Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Mengenal Kekudusan Allah: Dasar Iman, Keselamatan, dan Panggilan Hidup Orang Percaya

mengenal kekudusan allah: dasar iman, keselamatan, dan panggilan hidup orang percaya
Pdt Manser Sagala, M.Th.

Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th.

Kekudusan adalah atribut moral dan hakikat Allah yang paling mendasar. Dalam bahasa Ibrani, kata yang digunakan adalah “Qadosh”, dan dalam bahasa Yunani adalah “Hagios”. Keduanya memiliki arti dasar: “dipisahkan” atau “dikhususkan”.

Advertisement

​Berikut adalah penjelasan mengenai kekudusan Allah berdasarkan Firman Tuhan:

1. Kekudusan sebagai Kebesaran dan Keunikan (Transendensi)

Kekudusan berarti Allah berbeda secara total dari segala ciptaan-Nya. Dia tidak terbatas, tidak bergantung pada apa pun, dan mutlak unik. Tidak ada yang bisa disandingkan dengan-Nya.

​Firman Tuhan:
​”Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain di samping Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.” (1 Samuel 2:2)

2. Kekudusan sebagai Kemurnian Moral Mutlak

​Kekudusan Allah berarti Ia sepenuhnya terpisah dari dosa, kejahatan, dan kegelapan. Allah tidak hanya “baik,” tetapi Ia adalah standar kebenaran itu sendiri. Mata-Nya terlalu suci untuk memandang kejahatan dengan kompromi.

Baca Juga  Mengasihi Tuhan dengan Sepenuh Hati: Makna Kesungguhan Hati Menurut Firman Tuhan yang Mengubahkan Hidup

​Firman Tuhan:
​”Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman…” (Habakuk 1:13a)

​3. Kekudusan yang Menimbulkan Rasa Gentar

​Ketika manusia yang berdosa berhadapan dengan kekudusan Allah, reaksi yang muncul biasanya adalah rasa takut yang kudus (reverence) dan kesadaran akan keberdosaan diri. Hal ini terlihat jelas dalam penglihatan nabi Yesaya.

​Firman Tuhan:
​”Dan mereka berseru seorang kepada yang lain, katanya: ‘Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!’ Lalu kataku: ‘Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir…’” (Yesaya 6:3, 5)

4. Kekudusan sebagai Dasar Panggilan bagi Manusia

​Karena Allah itu kudus, Ia menghendaki umat-Nya juga hidup dalam kekudusan. Kekudusan bukan sekadar mengikuti peraturan, melainkan mencerminkan karakter Allah dalam kehidupan sehari-hari melalui pemisahan diri dari cara hidup dunia yang berdosa.

Baca Juga  Rahasia Kemenangan Orang Percaya: Kuasa Kasih Kristus yang Mengalahkan Dosa, Ketakutan, dan Dunia

​Firman Tuhan:
​”Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” (1 Petrus 1:15-16, mengutip Imamat 11:44)

​5. Kekudusan Allah dalam Rencana Keselamatan

​Kekudusan Allah menuntut keadilan atas dosa, namun kasih-Nya menyediakan jalan pendamaian. Melalui Yesus Kristus, manusia dikuduskan agar dapat menghampiri Allah yang kudus.

​Firman Tuhan:
​”Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” (Ibrani 10:14)

Ringkasan:
Kekudusan Allah adalah perpaduan antara keagungan-Nya (jarak antara Sang Pencipta dan ciptaan) serta kemurnian-Nya (jarak antara terang dan kegelapan). Memahami kekudusan Allah membawa kita pada penyembahan yang benar dan hidup yang penuh integritas di hadapan-Nya.

Kekudusan Allah bukan sekadar ajaran teologi, melainkan panggilan nyata bagi setiap orang percaya untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Di tengah dunia yang penuh kompromi, umat Tuhan dipanggil menjadi terang melalui kehidupan yang mencerminkan kasih, kebenaran, dan kesucian Allah.

Baca Juga  Mengasihi Tuhan dengan Sungguh-Sungguh: Kunci Hidup Diberkati dan Tidak Sia-Sia Menurut Alkitab

Firman Tuhan mengingatkan bahwa tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan. Karena itu, setiap langkah hidup hendaknya dibangun dalam pertobatan, kerendahan hati, serta ketaatan kepada firman-Nya.

Melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus, manusia yang berdosa memperoleh jalan untuk dipulihkan dan dikuduskan.

Marilah kita terus menjaga hati, perkataan, dan perbuatan agar menjadi persembahan yang berkenan di hadapan Allah.

Sebab Tuhan yang kudus rindu agar umat-Nya hidup kudus dan menjadi saksi kemuliaan-Nya di tengah dunia.

“Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.” Ibrani 12:14(A27).

Tuhan Yesus memberkati kita semua cp konseling dan Doa permohonan Pdt Manser sagala MTh gembala sidang Gereja Kemenangan Iman Indonesia GKII Pekanbaru.
Manna Ministry

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini