Kuala Lumpur, Sinata.id – Pemerintah Malaysia mulai mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi krisis bahan bakar yang dipicu ketegangan di kawasan Timur Tengah. Periode Juni hingga Juli 2026 diperkirakan menjadi fase paling krusial dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Menteri Ekonomi Akmal Nasrullah Mohd Nasir menyampaikan bahwa pemerintah saat ini fokus memastikan ketersediaan bahan bakar tetap aman, terutama ketika tekanan global terhadap energi semakin meningkat.
“Bulan Juni dan Juli akan menjadi masa yang sangat menentukan untuk memastikan pasokan bahan bakar tetap terjaga,” ujarnya seperti dikutip dari laporan media lokal.
Pasokan Energi Masih Aman Hingga Mei
Menurut Akmal, kondisi pasokan energi di Malaysia masih relatif stabil hingga Mei 2026. Namun, pemerintah tidak ingin lengah mengingat potensi gangguan rantai pasok global yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Selain bahan bakar, pemerintah juga memberi perhatian pada ketersediaan bahan baku turunan minyak dan gas. Komoditas ini sangat penting bagi berbagai sektor industri, termasuk produksi obat-obatan dan alat kesehatan.
Pemerintah Siapkan Diversifikasi Sumber Energi
Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi ketidakpastian pasokan energi mulai pertengahan tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Malaysia masih memiliki ketergantungan terhadap dinamika energi global.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah kini mempercepat strategi diversifikasi sumber energi. Selain itu, hubungan dengan mitra dagang utama juga diperkuat guna memastikan jalur distribusi bahan bakar tetap aman.
Dampak Konflik Global Mulai Terasa
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan minyak dunia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga distribusi energi ke negara-negara importir seperti Malaysia.
Dengan langkah antisipatif yang tengah disiapkan, pemerintah berharap dapat meminimalkan dampak terhadap sektor industri dan menjaga kestabilan ekonomi nasional. (A07)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini