Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
NewsPematangsiantar

Live Musik Larut Malam, Rasa Sayang Jadi Rasa Bising

live musik larut malam, rasa sayang jadi rasa bising
Cafe di Jalan Ahmad Yani diprotes warga karena melahirkan kebisingan. (foto: sinata/hendri)

Pematangsiantar, Sinata.id – Kepolisian turun menangani keluhan warga terkait kebisingan musik dari Cafe Rasa Sayang, Jalan Ahmad Yani, Kota Pematangsiantar, pada Jumat (8/8/2025) dini hari. Dari catatan Sinata.id, polisi sudah dua kali memeringati pengelola cafe tersebut.

Petugas Polsek Siantar Timur, Aipda Bernard Simbolon, yang turun ke lokasi mengatakan protes masyarakat karena kebisingan live musik cafe mengakibatkan terganggung waktu tidur warga.

Advertisement

Laporan tersebut disampaikan melalui Call Center 110, sekitar pukul 01.45 WIB. Merespon keluhan warga, Aipda Bernard dan beberapa personel kemudian menyambangi cafe.

“Ada yang menelepon ke Call Center 110, kemudian kita datang ke lokasi ternyata betul ada live musik. Selanjutnya kita himbau karena sudah larut malam untuk tidak memasang musik lagi,” ujarnya kepada Sinata.id, Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga  Cara Manual Gagal, Sumbatan Gorong-Gorong di Serbelawan Disemprot Damkar

Aipda Bernard menyampaikan saat tiba di sana, mereka kemudian memeringati suara musik yang mengganggu kepada pengelola yang selanjutnya segera mematikan musik.

Sementara itu, pemilik cafe, Perda Sibarani, ditanyai terkait keluhan warga, mengklaim telah mengantongi izin dari warga sekitar.

“Warga yang mana dan atas nama siapa? Main dulu ke Cafe ya bang, biar langsung lihat surat izin dari warga,” katanya.

Catatan Sinata.id menunjukkan ini bukan kali pertama keluhan serupa muncul. Sejak grand opening akhir April lalu, Cafe Rasa Sayang sudah dua kali didatangi polisi.

Insiden sebelumnya terjadi pada 27 Juli 2025, ketika warga juga memprotes kebisingan yang membuat Polsek Siantar Timur kembali mengingatkan pengelola. (SN14)

Baca Juga  Makan Bahu Jalan, Bengkel Botot di Pondok Sayur Ditertibkan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini