Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Konflik Lahan di Hatonduhan, Warga Tutup Jalan Akses Truk Sawit

konflik lahan di hatonduhan, warga tutup jalan akses truk sawit
Warga tutup jalan akses truk sawit di Hatonduhan, Simalungun. (ist)

Simalungun, Sinata.id – Penutupan akses jalan oleh warga terhadap dua unit mobil engkel bermuatan kelapa sawit di Huta V Pondok 2 Buttu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

Penutupan jalan tersebut dilakukan oleh sekitar 40 warga yang mengatasnamakan diri sebagai Kelompok Tani DOS UHUR, yang diketuai oleh Amsal Hutauruk. Aksi tersebut diduga terkait persoalan sengketa lahan atau hak akses di kawasan perkebunan kelapa sawit yang melintasi wilayah mereka.

Advertisement

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan, pihaknya kemudian turun ke lokasi untuk melakukan mediasi kedua belah pihak. Dijelaskannya warga yang menutup akses memiliki surat resmi dari Dinas Kehutanan.

Baca Juga  Sepeda Motor Dilarikan Usai Terlibat Kecelakaan di Sinaksak

“Begitu menerima informasi terkait kejadian ini, tim gabungan Polres Simalungun segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya mediasi antara para pengemudi mobil dengan warga yang menutup jalan,” jelasnya.

Mediasi yang berlangsung secara kondusif tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa perwakilan Kelompok Tani DOS UHUR akan memenuhi undangan untuk hadir di Polsekta Tanah Jawa pada Jumat, 2 Mei 2025, guna melanjutkan pembahasan permasalahan secara lebih komprehensif.

“Sebagai bagian dari hasil kesepakatan, warga akhirnya membuka kembali akses jalan dan memperkenankan kedua truk untuk melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan memastikan pertemuan lanjutan pada 2 Mei berjalan lancar. Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara musyawarah guna menghindari potensi konflik lanjutan. (*)

Baca Juga  Pria Mengaku Tentara Ditangkap Warga, Ditemukan Senpi Rakitan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini