Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Komite Reformasi Polri Akan Diumumkan Oktober, Mahfud MD Beberkan Tiga Poin Penting

komite reformasi polri bentukan presiden prabowo akan diumumkan pertengahan oktober 2025. dpr menegaskan tim internal polri hanya berperan membantu, bukan dualisme.
Mahduf MD. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan langkah besar, dengan membentuk Komite Reformasi Polri. Komite ini bersifat ad hoc, bekerja hanya selama enam bulan, namun digadang menjadi motor utama dalam merombak tubuh kepolisian.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, menegaskan, tim internal bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hanya berperan membantu. “Yang utama adalah tim bentukan Presiden,” tegas Bambang, Jumat (26/9/2025).

Advertisement

Langkah reformasi ini bukan muncul tiba-tiba, tetapi lahir dari gelombang unjuk rasa akhir Agustus 2025 yang menyisakan kritik keras terhadap kepolisian. Dari jalanan hingga ruang diskusi akademis, tuntutan reformasi kepolisian menggema.

Tiga Pilar Reformasi Versi Mahfud MD

Salah satu tokoh yang dipastikan masuk komite, Mahfud MD, langsung mengingatkan arah pembenahan. Menurutnya, ada tiga pilar utama yang harus dibenahi:

Baca Juga  Ini Ucapan Jusuf Kalla soal Syahid yang Memantik Reaksi Umat Kristen

  1. Kelembagaan, menyangkut struktur organisasi Polri.

  2. Instrumen aturan, yang dinilai kerap tumpang tindih.

  3. Kultur, mulai dari praktik nepotisme jabatan hingga kedekatan dengan politik.

Mahfud menegaskan, pilar kultur adalah pekerjaan rumah terbesar. “Banyak laporan soal mutasi yang tidak transparan, rekrutmen dengan cara kotor, bahkan perlindungan terhadap pelaku kejahatan,” ungkapnya.

Yusril: Jangan Khawatir Ada Tabrakan

Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menepis kekhawatiran adanya dualisme. Komite Reformasi bentukan Presiden dan Tim Transformasi bentukan Kapolri, menurutnya, justru saling melengkapi.

“Jangan khawatir ada tabrakan, ini pasti saling bantu-membantu,” ujar Yusril di Jakarta.

Yusril juga menyoroti Undang-Undang Polri yang sudah lama tak direvisi. Baginya, momentum reformasi adalah kesempatan untuk memperbaiki citra kepolisian yang selama ini kerap digempur tuduhan negatif.

Baca Juga  Prabowo Klaim Pemerintah Habis-Habisan Tangani Bencana Aceh–Sumatera

Tim Reformasi Internal Polri Sudah Jalan

Sebelum Komite Presiden diumumkan, Polri lebih dulu membentuk Tim Transformasi Reformasi. Hal ini tertuang dalam Sprin/2749/IX/TUK.2.1./2025, ditandatangani 17 September 2025.

Tim berisi 52 perwira tinggi dan menengah, dipimpin Komjen Chryshnanda Dwilaksana. Kapolri Listyo Sigit Prabowo bertindak sebagai pelindung, sementara Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi penasihat.

Meski tim internal sudah bergerak, publik menanti pembentukan komite resmi dari Presiden. Menurut Bambang, pengumuman akan dilakukan setelah Prabowo pulang dari lawatan luar negeri pertengahan Oktober 2025.

DPR: Tim Internal Hanya Persiapan

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menilai langkah Polri membentuk tim internal tak perlu diperdebatkan. “Itu tim persiapan. Nantinya membantu tugas reformasi Polri bentukan Presiden,” jelasnya.

Baca Juga  Bertemu Zinedine Zidane, Prabowo Bahas Sepak Bola Indonesia

Dasco memastikan, meski tidak ada anggota DPR yang masuk komite, fungsi pengawasan tetap dijalankan.

Gerakan Nurani Bangsa (GNB) hingga tokoh-tokoh masyarakat sebelumnya telah menyuarakan tuntutan perubahan.

Mahfud MD menyebut, pemerintah harus fokus pada aspek kelembagaan, aturan, dan kultur kepolisian bila benar-benar ingin melahirkan reformasi menyeluruh.

Presiden Prabowo, menurut Menko Yusril, sudah sadar betul, banyak kritik dialamatkan kepada Polri.

Maka, pembentukan Komite Reformasi ini menjadi sinyal kuat adanya pembenahan serius di era pemerintahannya. (A46|KOMPAS|CNN)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini