Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

KMP Tanjung Pinggir Kritik Dinas Koperasi Siantar Terkait Launching KMP oleh Presiden

kmp tanjung pinggir kritik dinas koperasi siantar terkait launching kmp oleh presiden
Launching KMP oleh Presiden RI diikuti secara dari oleh Wali Kota Pematangsiantar.

Pematangsiantar, Sinata.id – Kritik tajam datang dari Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Tanjung Pinggir terhadap Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar. Dinas itu dinilai tidak serius menyambut peluncuran program KMP oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Senin 21 Juli 2025.

Sebab, dari 53 KMP yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Pematangsiantar, hanya dua KMP yang diundang mengikuti acara launching secara nasional tersebut. Acara itu sendiri digelar secara daring, dan dihadiri langsung oleh Presiden.

Advertisement

“Kami merasa disepelekan. Ini agenda besar, langsung dari Presiden, tapi informasinya tidak dibagikan secara adil kepada seluruh KMP. Ini menunjukkan tidak adanya niat baik dari Kadis Koperasi,” ujar Ketua KMP Tanjung Pinggir, Mahadi Sitanggang.

Baca Juga  Pengunjung Wisma Davinci Positif Narkoba

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, Herbet Aruan, dinilai abai dalam menyampaikan informasi penting kepada seluruh KMP di Siantar. Ia hanya melibatkan dua KMP tanpa penjelasan transparan kepada KMP lainnya.

Sementara itu, foto-foto kegiatan menunjukkan kehadiran Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi bersama sejumlah pejabat Pemko Pematangsiantar. Secara simbolis, kehadiran Wali Kota dianggap bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui KMP.

Namun, minimnya partisipasi KMP yang ada di Pematangsiantar justru menimbulkan tanda tanya besar, katanya. “Kalau memang serius ingin membangun ekonomi rakyat, seharusnya semua KMP dilibatkan, apalagi ini bisa diakses lewat Zoom, ibaratnya nobar. Pemko hanya mengatur tempat yang bisa menampung semua pengurus KMP,” lanjut Mahadi..

Baca Juga  Bantu Akreditasi PN Siantar, Dinas Sosial Sumut Gelar Sosialisasi Pelayanan Tunarungu

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli lalu, Dinas Koperasi juga hanya melibatkan 20 KMP dalam upacara mendengarkan pidato Menteri Koperasi. Meski demikian, jumlah itu dinilai masih representatif, terlebih acara hanya upacara mendengar pidato Menteri Koperasi.

Namun dalam momentum nasional bersama Presiden, ekspektasi pelibatan seluruh KMP lebih besar. Peluncuran ini tidak hanya seremonial, tetapi bagian dari strategi penguatan koperasi berbasis masyarakat yang digagas langsung oleh Presiden. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini