Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Ketua Komisi X DPR RI Kecam Kekerasan Oknum Brimob yang Diduga Tewaskan Siswa di Tual

ketua komisi x dpr: ai di jurnalisme harus jadi alat bantu, bukan pengganti
Hetifah (Parlementaria)

Jakarta, Sinata.id – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian lontarkan kecaman keras atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Brimob Polri hingga menyebabkan seorang siswa meninggal dunia di Kota Tual.

Ia menilai peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang mencoreng komitmen negara dalam melindungi anak dan menjamin keamanan pelajar.

Advertisement

Senin (23/2/2026), Hetifah menegaskan bahwa tindakan aparat terhadap warga sipil, apalagi terhadap anak yang masih berstatus pelajar, tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

β€œTidak ada alasan yang bisa membenarkan kekerasan oleh aparat kepada warga sipil, terlebih kepada anak yang sedang menempuh pendidikan,” ujarnya.

Menurut legislator Fraksi Partai Golkar itu, sekolah dan ruang publik seharusnya menjadi tempat aman bagi anak untuk belajar dan berkembang. Ia menilai tindakan represif yang berujung pada hilangnya nyawa bukan hanya melukai rasa keadilan, tetapi juga menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Baca Juga  Penunjukkan John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Jadi Sorotan Ketua Komisi X DPR RI

Lebih jauh, Hetifah mendesak agar proses hukum terhadap oknum yang terlibat dilakukan secara transparan dan objektif, baik melalui jalur pidana maupun mekanisme penegakan kode etik internal. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas tanpa kompromi.

β€œTidak boleh ada ruang bagi impunitas dalam kasus yang menyebabkan hilangnya nyawa. Dalam hukum pidana nasional, penganiayaan yang berujung kematian memiliki konsekuensi berat dan harus diproses secara tegas,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan, pengawasan, serta standar operasional prosedur penggunaan kekuatan oleh aparat. Evaluasi tersebut dinilai penting, terutama dalam konteks interaksi aparat dengan masyarakat sipil dan anak-anak.

Hetifah turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia mengajak seluruh pihak terkait untuk mengawal proses penanganan perkara ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan ditegakkan serta perlindungan terhadap pelajar benar-benar terjamin.

Baca Juga  Prabowo Sambut Petinggi Buruh Global, Bahas Dinamika Ketenagakerjaan

Kasus ini, menurutnya, harus menjadi momentum perbaikan agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini