Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Kemenag Luncurkan Joyful Ramadan, Dorong Dakwah Ramah dan Mencerahkan

kemenag luncurkan joyful ramadan mubarak 1447 h/2026 m, dorong dakwah ramah, moderat, dan mencerahkan. fokus pada ibadah, keluarga, ekonomi, dan kebangsaan.
Kemenag luncurkan Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M, dorong dakwah ramah, moderat, dan mencerahkan. Fokus pada ibadah, keluarga, ekonomi, dan kebangsaan. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M, Selasa (10/2/2026), di Jakarta. Program ini bertujuan menghadirkan narasi dakwah yang ramah, moderat, dan mencerahkan, sekaligus menguatkan kedekatan umat dengan ajaran Islam.

Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, menekankan pentingnya konten dakwah yang tulus dan berkualitas selama bulan suci. “Penguatannya, konten digital Ramadan itu harus dibuat sejujurnya dengan baik,” ujar Ismail dalam konferensi pers peluncuran.

Advertisement

Menurut Ismail, Kemenag telah menyiapkan standar layanan keagamaan yang menyeluruh, mencakup pembinaan ibadah, konsultasi keluarga, edukasi zakat, wakaf, hingga filantropi. Selain itu, materi Ramadan juga dirancang tematik, meliputi keluarga, ekonomi, dan kebangsaan. “Pak Menteri mengharapkan materi-materi selama Ramadan mencakup itu, tentu dengan kolaborasi ulama, ormas Islam, akademisi, dan komunitas Islam,” tambahnya.

Baca Juga  Kemenag Siapkan Direktorat Jenderal Pesantren untuk Perkuat Mutu Pendidikan Islam

Lebih jauh, Ismail menyebut Ramadan sebagai momentum transformasi spiritual, sosial, dan kebangsaan, tidak sekadar ritual. Konsep Joyful Ramadan Mubarak menekankan tiga hal: ibadah yang menggembirakan dan menumbuhkan optimisme; penguatan kebersamaan sosial melalui solidaritas dan kepedulian; serta produktivitas keberagamaan yang edukatif dan solutif.

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan program ini menjadi agenda strategis untuk mengoptimalkan layanan keagamaan di bulan suci. “Ramadan adalah momentum penting bagi Bimas Islam untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan umat,” katanya.

Abu Rokhmad menjelaskan, fokus Bimas Islam adalah menguatkan literasi keislaman melalui dakwah yang menyejukkan dan moderat. Materi selama Ramadan diarahkan pada isu keluarga, ekonomi umat, dan kebangsaan, dengan konten edukatif yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Baca Juga  Menag Sampaikan Selamat Hari Raya Nyepi

Dengan pendekatan ini, seluruh aktivitas dakwah selama Ramadan diarahkan agar selaras dengan nilai keislaman yang damai dan inklusif. Kolaborasi lintas ulama, ormas, akademisi, dan komunitas menjadi kunci untuk memastikan pesan keagamaan tersampaikan secara konstruktif, efektif, dan menyentuh masyarakat. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini