Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Religi

Kasih Tidak Menyimpan Kesalahan, Belajar Mengampuni Seperti Kristus

kasih tidak sombong: refleksi iman kristen dari kisah daud dan goliat
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh : Pdt Mis Ev.Daniel Pardede, M.Th.

YouTube Prison Hospital Crusade Daniel Pardede Ministry kembali mengangkat tema rohani seputar kasih yang sejati dalam renungan pagi berjudul “Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain.” Firman ini mengingatkan umat Kristen untuk meneladani kasih Kristus dengan memberikan pengampunan tanpa syarat.

Advertisement

Dalam penyampaiannya, renungan ini menegaskan bahwa manusia kerap berjuang dalam banyak hal — mencari uang, pendidikan, pekerjaan, hingga pasangan hidup. Namun, di antara semuanya, mengampuni sering kali menjadi hal paling sulit dilakukan. Luka, kekecewaan, serta pengalaman pahit membuat manusia mudah menyimpan kesalahan orang lain di dalam hati.

Padahal, dalam setiap doa pengakuan dosa, terlebih ketika mengucapkan doa yang diajarkan Yesus, terdapat syarat ilahi: “Ampunilah kami seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami.” Artinya, pengampunan dari Tuhan berjalan searah dengan kerelaan manusia melepaskan penghakiman terhadap sesama.

Baca Juga  Makna “Mata” dalam Perspektif Iman Kristen: Refleksi Alkitab tentang Kesadaran Rohani

Firman Tuhan dalam Matius 6:14-15 dan Markus 11:25-26 menegaskan bahwa pengampunan dari Bapa diberikan kepada mereka yang juga mengampuni. 1 Yohanes 1:9 menambahkan bahwa Allah dengan setia akan mengampuni setiap dosa bila manusia mengakuinya dengan tulus. Sementara 1 Korintus 13:1-13 menempatkan kasih sebagai unsur tertinggi dari tiga pilar iman: iman, pengharapan, dan kasih – di mana kasih menjadi bukti nyata melalui tindakan mengampuni.

Pada akhirnya, mengampuni bukan soal layak atau tidaknya seseorang dimaafkan, melainkan bentuk ketaatan kepada Firman dan wujud kasih Kristus yang hidup dalam diri orang percaya. Maka biarlah setiap kita memilih mengampuni, menutup catatan kesalahan orang lain, dan memberi ruang bagi Tuhan bekerja memulihkan hidup kita. Sebab kasih yang sejati adalah kasih yang membebaskan. Shalom.,[A27]

Baca Juga  Bahaya Kerakusan dan Keegoisan: Akar Kehancuran Hidup Menurut Alkitab

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini