Pematangsiantar, Sinata.id – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 11.118 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi bagi transportasi darat, seiring meningkatnya volume kendaraan selama periode mudik.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan distribusi BBM berlangsung selama delapan hari, mulai 11 hingga 18 Maret 2026. Sebanyak 327 gerbong tangki dikerahkan melalui jalur Labuhan–Siantar dan Labuhan–Kisaran.
“Penyaluran BBM melalui kereta api merupakan bagian penting dari rantai pasok energi untuk transportasi darat. Hal ini berdampak langsung terhadap kelancaran arus mudik dan mobilitas masyarakat,” ujar Anwar, Jumat (20/3/2026).
Distribusi BBM difokuskan ke dua wilayah utama. Pertama, menuju Depo BBM Kisaran untuk memenuhi kebutuhan energi di Kabupaten Asahan, Batu Bara, dan Kota Tanjungbalai. Kedua, pasokan disalurkan ke wilayah Pematangsiantar guna menopang kebutuhan BBM di Pematangsiantar, Simalungun, Tapanuli Tengah, hingga Pulau Samosir.
“Pola distribusi ini dirancang untuk memperkuat ketahanan energi, baik di pusat ekonomi maupun jalur wisata yang menjadi tujuan pemudik,” kata Anwar.
Selain angkutan logistik, KAI Divre I Sumut juga mencatat peningkatan jumlah penumpang. Sepanjang periode 11 hingga 19 Maret 2026, total pelanggan yang dilayani mencapai 75.266 orang.
Puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran, 18 Maret 2026, dengan jumlah 10.930 penumpang. Sementara pada H-2 Lebaran, tercatat sebanyak 9.970 penumpang telah diberangkatkan ke berbagai tujuan, dan angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat.
“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama pada layanan KA Sribilah Utama dan Sribilah Fakultatif yang menjadi pilihan utama pemudik,” tutupnya. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini