Pematangsiantar, Sinata.id – Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah VI yang membawahi Pematangsiantar–Simalungun, August Sinaga, diduga tidak dilibatkan dalam rapat pembahasan relokasi SMA Negeri 5 Kota Pematangsiantar yang digelar pada Selasa (20/1/2026).
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/1/2026), August tidak memberikan respons ketika ditanya mengenai keterlibatannya dalam pertemuan tersebut. Namun, ketika dimintai keterangan terkait hasil rapat, ia menegaskan tidak ikut hadir.
“Saya tidak ikut pertemuan itu, Pak,” ujar August melalui pesan singkat.
August juga mengaku tidak memiliki salinan atau notulensi rapat dimaksud. Ia menyebut hanya mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan media daring yang dikirimkan kepadanya.
Baca juga:SMAN 5 Pematangsiantar Direlokasi, DPRD Sumut Bentuk Tim Appraisal
“Saya juga tahu dari berita yang dikirim ke saya,” tuturnya.
Sebelumnya, Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut menggelar pertemuan dengan perwakilan masyarakat peduli pendidikan pada Selasa (20/1/2026). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi damai yang digelar di SMA Negeri 5 Pematangsiantar sehari sebelumnya, Senin (19/1/2026).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Sumut dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi E, Muhammad Subandi. Dalam pertemuan tersebut, Subandi menegaskan perlunya perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan terhadap persoalan relokasi SMAN 5 Pematangsiantar agar segera ditemukan solusi yang tepat.
Koordinator aksi, Indra Simarmata, menyampaikan bahwa proses dialog berjalan cukup dinamis. Meski demikian, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk mempercepat realisasi relokasi sekolah.
Baca juga:Gedung Rusak dan Rawan Banjir, Warga Desak Pemerintah Segera Relokasi SMA 5 Pematangsiantar
“Salah satu kesepakatan penting adalah pembentukan tim appraisal yang bertugas mencari lahan yang sesuai sekaligus melakukan penilaian harga tanah,” ujar Indra, Jumat (23/1/2026). (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini