Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Justin Gaethje Juara Interim Kelas Ringan UFC Usai Hajar Paddy Pimblett

justin gaethje juara interim kelas ringan ufc usai hajar paddy pimblett
Justin Gaethje (kanan) menghadapi Paddy Pimblett. (afp)

Pematangsiantar, Sinata.id – Justin Gaethje berhasil merebut gelar juara sementara (interim) kelas ringan UFC setelah mengalahkan Paddy Pimblett melalui keputusan mutlak dalam laga lima ronde yang berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (25/1/2026) siang WIB.

Dalam pertarungan utama UFC 324 tersebut, Gaethje tampil dominan sejak ronde pertama hingga ronde kelima. Petarung berjuluk The Highlight itu unggul dalam akurasi pukulan dan kontrol pertarungan, membuat Pimblett kesulitan mengembangkan strategi.

Advertisement

Ronde pertama dibuka dengan jual beli serangan. Pimblett mencoba tampil agresif lewat tendangan dan hook kiri. Namun, Gaethje merespons dengan pukulan-pukulan keras yang beberapa kali mendarat telak ke wajah lawannya. Hingga ronde berakhir, Gaethje tampak lebih efektif dan unggul dalam statistik serangan.

Baca Juga  Gagal Pertahankan Keunggulan, PSG Ditahan Liorent di Markas Sendiri

Memasuki ronde kedua, Gaethje meningkatkan intensitas. Kombinasi pukulan cepat membuat Pimblett terjatuh dan harus bertahan dalam posisi bawah. Serangan bertubi-tubi menyebabkan pelipis mata kanan petarung asal Inggris tersebut terluka dan berdarah.

Baca juga:Andre Onana Pamer Assist Kelas Dunia di Liga Turki

Ronde ketiga berlangsung lebih seimbang, meski Gaethje tetap mengandalkan pukulan sebagai senjata utama. Pimblett berusaha mencuri poin lewat tendangan dan serangan jarak jauh, tetapi kondisi fisiknya yang menurun membuat serangannya tidak maksimal.

Pada awal ronde keempat, Gaethje kembali menunjukkan dominasinya. Sebuah pukulan keras mendarat di rahang Pimblett dan membuatnya terjatuh ke kanvas. Meski sempat bangkit dan mencoba tampil agresif demi mengejar ketertinggalan angka, Pimblett tetap berada di bawah tekanan.

Baca Juga  Persiapan Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia Umumkan 28 Pemain Hadapi Tiongkok

Hingga ronde kelima berakhir, Pimblett gagal menjatuhkan Gaethje. Sebaliknya, wajah Pimblett tampak babak belur akibat rentetan serangan. Para juri akhirnya sepakat memberikan kemenangan mutlak kepada Justin Gaethje, sekaligus mengantarkannya meraih sabuk juara interim kelas ringan UFC dengan rekor bertanding 27 kemenangan dan 5 kekalahan.

Pada laga lain sebelum partai utama, Sean O’Malley meraih kemenangan angka mutlak atas Song Yadong dalam pertarungan kelas bantam dengan skor 29-28, 29-28, dan 29-28. Sementara itu, di kelas berat, Derrick Lewis harus mengakui keunggulan Waldo Cortes-Acosta yang menang melalui knockout (KO) pada ronde kedua.

Baca juga:Aston Villa Meledak, Tapi Unai Emery Masih Emoh Bicara Gelar Juara

Baca Juga  Parma vs Pisa, Jadwal Prediksi Susunan Pemain dan Head to Head Serie A 2026 Pekan 34

Kemenangan atas Paddy Pimblett (23-4-0) ini menegaskan posisi Justin Gaethje sebagai salah satu penantang terkuat di divisi kelas ringan UFC dan membuka peluang menuju perebutan gelar juara utama. (A02)

Β 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini