Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Jokowi: Sri Mulyani dan Purbaya Yudhi Sadewa Beda Mazhab

beda mazhab antara sri mulyani dan purbaya yudhi sadewa beda tetap mendapat respons positif pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Jakarta, Sinata.id – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan tanggapan terkait pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Jokowi juga menilai kompetensi Menkeu baru yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto itu.

Jokowi menyatakan bahwa dirinya memiliki kedekatan pribadi dengan Purbaya dan menilai sosok tersebut sangat layak mengemban tugas sebagai Menkeu.

Advertisement

“Bagus. Saya kenal baik dengan Pak Purbaya, dan saya nilai sangat baik,” ujar Jokowi, Jumat (12/9).

Meski memberikan apresiasi atas kemampuan Purbaya, Jokowi menekankan bahwa pendekatan ekonomi yang diusung mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini berbeda dengan gaya Sri Mulyani.

Baca Juga  3 Gerai Tiffany & Co di Jakarta Disegel, Purbaya Tuduh Ada Praktik Ilegal yang Menggerogoti Negara

“Mazhabnya memang berbeda dengan Bu Sri Mulyani,” tambah Presiden.

Jokowi menilai pelantikan Purbaya mendapat respons positif dari pasar. Indikator yang diamati antara lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menunjukkan tren kenaikan serta penguatan nilai tukar rupiah.

“Dari IHSG yang kembali rebound dan rupiah yang menguat, terlihat pasar menerima langkah ini,” jelasnya.

Menurut Jokowi, kondisi ini mencerminkan meningkatnya kembali kepercayaan investor terhadap Indonesia, yang berpotensi menarik aliran modal dari luar negeri ke dalam negeri.

“Kalau pasar menerima, berarti investor akan kembali menanamkan modalnya di negara kita,” ujar Jokowi.

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani.

Baca Juga  Isu Gaji ke-13 ASN Dipotong 25% Mencuat, Ini Penjelasan Terbaru Pemerintah

Lulusan Ilmu Ekonomi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, ini memiliki pengalaman luas di pemerintahan. Purbaya pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (November 2015–Juli 2016), serta di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018).

Selain itu, Purbaya juga menempati posisi strategis sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada periode Mei 2018 hingga September 2020, saat Luhut Binsar Pandjaitan menjabat sebagai Menko Marves. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini