Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Jaksa Agung Mutasi Besar di Kejagung 2026, Muhibuddin Resmi Jadi Kajati Sumut

jaksa agung mutasi besar di kejagung 2026, muhibuddin resmi jadi kajati sumut
Muhibuddin, Kajati Sumut (Istimewa)

Medan, Sinata.id – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin melakukan perombakan besar di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dengan memutasi dan mempromosikan sejumlah pejabat struktural, termasuk 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

Salah satu pejabat yang mengalami rotasi adalah Muhibuddin, SH, MH, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut), menggantikan Harli Siregar, SH, M.Hum yang dipindahkan menjadi Inspektur III pada Jamwas Kejagung RI.

Advertisement

Muhibuddin diketahui merupakan putra daerah Peudada, Bireuen, yang lahir di Medan pada tahun 1968. Sebelum menjabat Kajati Sumut, ia lebih dulu dipercaya sebagai Kajati Sumatera Barat (Sumbar).

Sepanjang kariernya di Korps Adhyaksa, Muhibuddin atau yang akrab disapa Akhi, telah menempati berbagai posisi strategis, baik di internal Kejaksaan maupun lembaga lain seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), KBRI, hingga Pertamina.

Baca Juga  Semeru Meletus Dahsyat, Awan Panas Meluncur 7 Km, Status Naik Jadi Level IV Awas

Di KPK, ia pernah menjabat sebagai Koordinator Bidang Pelacakan Aset dan Eksekusi. Ia juga pernah menjadi Atase Hukum di KBRI Riyadh serta Kepala Penasihat Hukum di Pertamina.

Mutasi besar ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026. Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya rotasi jabatan tersebut.

β€œBenar (mutasi),” ujarnya sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin (13/4/2026).

Menurut Kejagung, mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta upaya optimalisasi kinerja institusi penegak hukum tersebut. (A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini