Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Jagalah Lidahmu: Dari Mulut yang Sama Jangan Keluar Berkat dan Kutuk!

kasih tidak sombong: refleksi iman kristen dari kisah daud dan goliat
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh : Pdt .Mis .Ev. Daniel, SH,. MH.

Yakobus 3:9-10
“Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah. Dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh terjadi!”

Advertisement

Saudaraku yang terkasih,
Sarapan Pagi Kristen mungkin datangnya menjelang siang, tetapi jangan pernah bosan menikmatinya. Sebab jika kita mengawali hari tanpa Firman Tuhan, hati kita akan cepat lelah, mudah jengkel, dan kehilangan damai sejahtera. Bagi saya sendiri, meskipun kesehatan sering terganggu, saya tidak pernah menyerah untuk terus membagikan Sarapan Pagi ini. Karena saya percaya, Kristus sendiri adalah Sarapan Abadi kita sampai Ia memanggil kita pulang.

Baca Juga  Dukacita Menjadi Sukacita: Penghiburan Sorgawi yang Kekal dari Yesus Kristus

Firman Tuhan hari ini menegur kita tentang pencitraan anak-anak Tuhan. Seorang Kristen sejati seharusnya mencerminkan Kristus, bukan hanya lewat ibadah atau pelayanan, melainkan juga lewat perkataan kita setiap hari.

Namun sering kali, dalam situasi yang menekan atau ketika kita disakiti, kita tergoda untuk melontarkan kata-kata yang menusuk: “mati kau”, “mampus kau”, “anjing”, “babi”, atau bahkan “setan kau!” Kata-kata ini bukanlah cerminan seorang anak Allah. Lidah yang sama tidak seharusnya memuji Tuhan lalu mengutuk sesama yang diciptakan menurut rupa Allah.

Alkitab mengingatkan bahwa hikmat dari Tuhan adalah murni, pendamai, penurut, penuh belas kasihan, menghasilkan buah yang baik, tidak memihak, dan tidak munafik (Yakobus 3:17; Galatia 5:22-23). Karena itu, marilah kita belajar menjaga lidah kita.

Baca Juga  Menjadi Pembawa Damai, Bukan Batu Sandungan: Pesan Firman dari Yesus Raja Damai

Demikian Maka:

1. “Jagalah lidahmu terhadap yang jahat, dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu.” (Mazmur 34:14)

2. “Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.” (Amsal 21:23)

3. “Biarlah Tuhan mengerat segala bibir yang manis, dan segala lidah yang bercakap besar.” (Mazmur 12:4)

Saudaraku, marilah kita berdoa seperti pemazmur:

> “Letakkanlah, ya TUHAN, sebuah penjaga di mulutku, berjagalah pada pintu bibirku!”
(Mazmur 141:3)

Dengan demikian, hidup kita akan benar-benar menjadi berkat dan memuliakan nama Kristus.
Shalom. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini