Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Iran Serang Kapal AS dengan Drone di Teluk Oman, Balas Penyitaan Kapal Kargo

iran serang kapal as dengan drone di teluk oman, balas penyitaan kapal kargo
Kapal tanker terlihat di lepas pantai Fujairah, saat Iran bersumpah akan menembaki kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz (Istimewa)

Jakarta, Sinata.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah pasukan Iran melancarkan serangan drone terhadap sejumlah kapal Amerika di perairan Teluk Oman, Minggu (19/4/2026) waktu setempat.

Serangan tersebut merupakan respons langsung atas tindakan militer AS yang sebelumnya menembaki dan menyita kapal kargo berbendera Iran di kawasan yang sama.

Advertisement

Kronologi Insiden di Teluk Oman

Menurut laporan media Iran, termasuk Tasnim News Agency, serangan drone diluncurkan tak lama setelah pasukan Amerika menaiki kapal kontainer TOUSKA. Namun, belum ada rincian pasti apakah target serangan adalah kapal militer atau kapal komersial milik AS.

Sebelumnya, Iran telah memperingatkan akan melakukan pembalasan cepat atas penyitaan kapal tersebut, yang dinilai sebagai tindakan provokatif.

Baca Juga  Honda dan Sony Batalkan Proyek Mobil Listrik, Afeela 1 Gagal Diproduksi

Iran Sebut Pelanggaran Gencatan Senjata

Pemerintah Iran menilai aksi militer AS sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata dua pekan yang dimediasi oleh Pakistan sejak 7 April 2026.

Kantor berita Fars News Agency melaporkan bahwa Komando Pusat militer Iran menuduh AS menonaktifkan sistem navigasi kapal sebelum akhirnya menaikinya.

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengecam tindakan tersebut sebagai “pembajakan maritim” dan menyebut AS telah melanggar hukum internasional.

AS Klaim Cegah Pelanggaran Blokade

Di sisi lain, CENTCOM menyatakan bahwa kapal perang mereka, USS Spruance, mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade Angkatan Laut AS di Teluk Oman.

Menurut CENTCOM, kapal tersebut sedang menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran dan kini berada dalam penahanan militer AS. Pihak AS juga merilis rekaman video yang menunjukkan peringatan sebelum tembakan dilepaskan.

Baca Juga  Trump Boyong Bos Tesla hingga Apple Temui Xi Jinping di China

Insiden ini pertama kali diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, yang kemudian dikonfirmasi oleh pihak militer.

Potensi Eskalasi Konflik

Serangan balasan Iran terhadap kapal AS meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Teluk Oman, jalur strategis perdagangan global.

Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan atau korban akibat serangan drone tersebut. Namun, situasi keamanan di kawasan diperkirakan akan terus memanas jika kedua pihak tidak menahan diri.(A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini