Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K •DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

IHSG Ditutup Melemah, Panggung Saham Justru Dikuasai UNVR hingga DCII

ihsg ditutup melemah tipis di level 8.611, namun sejumlah saham justru melesat tajam. unvr, dcii, link, hingga inet menjadi top gainers
Pasar Saham. (Ilustrasi)

Sinata.id – IHSG ditutup melemah tipis di level 8.611, namun sejumlah saham justru melesat tajam. UNVR, DCII, LINK, hingga INET menjadi top gainers.

Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tipis 0,06% dan parkir di level 8.611 pada penutupan perdagangan Rabu (3/12/2025), sejumlah saham justru tampil sebagai bintang dengan lonjakan signifikan.

Advertisement

Sejak bel pembukaan, IHSG berayun tajam bak gelombang tinggi, bergerak lincah dari zona hijau ke merah dalam hitungan menit.

Indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.669 sebelum tergelincir ke titik terendah 8.591.

Intensitas transaksi turut memanas, mencapai Rp21,28 triliun dari 47,1 miliar saham yang berpindah tangan dalam 2,73 juta transaksi.

Baca Juga  IHSG Cetak Rekor Baru, Indeks Sentuh Level Tertingginya Sepanjang Sejarah

Di tengah pelemahan sektor barang baku, keuangan, dan energi yang kompak terkoreksi, masing-masing turun 0,59%, 0,57%, dan 0,5%, justru sektor teknologi, infrastruktur, dan transportasi tampil trengginas, menghijau dengan kenaikan hingga 1,54%.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan, Proyeksi Ekonomi 2026 dan Isu The Fed Bikin Pasar Waspada

UNVR Memimpin Lonjakan LQ45

Meski IHSG tunduk di akhir sesi, sederet saham unggulan LQ45 berhasil mencuri perhatian.

Unilever Indonesia (UNVR) memimpin reli dengan penguatan 4,53% ke Rp2.770 per saham.

Disusul Kalbe Farma (KLBF) yang naik 3,07%, dan AMRT hingga SMGR yang juga tampil menguat.

PGAS bahkan melesat 2,19%, menambah daftar penggerak IHSG yang melawan arus pelemahan indeks utama.

Baca Juga  IHSG Menguat di Awal Pekan, Bursa Asia Kompak Menghijau

Sektor Teknologi Meledak

Ledakan terbesar justru datang dari sektor teknologi.

DCI Indonesia (DCII), raksasa pusat data, menguat impresif 8,24% ke Rp254.400 per saham dan menjadi pendorong utama lonjakan sektor ini.

Emiten-emiten lainnya tak mau kalah: HDIT melonjak 13%, IRSX tumbuh 10,8%, dan BELI terbang 9,76%.

Panin Sekuritas dalam riset terbarunya menyebut lonjakan ini ditopang ekspektasi cerah bisnis data center dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin agresif secara global.

Sektor infrastruktur ikut memeriahkan panggung, dengan lonjakan besar dari LinkNet (LINK) yang meroket 21,6%.

INET, yang kini ramai dibicarakan investor menjelang right issue dan rencana penerbitan obligasi, melonjak 19,2% ke Rp775 per saham.

Baca Juga  IHSG Menguat Tajam 0,93% di Sesi I, Didukung Saham DSSA dan BBRI

MORA, KETR, dan GMFI turut menghijau dengan kenaikan stabil.

Panin Sekuritas menegaskan, ekspektasi ekspansi bisnis dan kepercayaan investor menjadi bensin utama bagi reli sektor infrastruktur hari ini. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini