Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

IHSG Anjlok, DPR Desak OJK Perkuat Pengawasan Pasar Modal

ihsg anjlok, dpr desak ojk perkuat pengawasan pasar modal
Anif Dhakiri

Medan, Sinata.id – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri, menyoroti penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 28–29 Januari lalu sebagai tanda peringatan serius bagi stabilitas sektor keuangan nasional. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya masalah struktural yang perlu segera ditangani di pasar modal Indonesia.

“Pasar saham kita memang sedang menghadapi sejumlah masalah struktural yang harus diperbaiki. Jebloknya IHSG beberapa kali belakangan ini, apalagi ditambah risiko downgrade oleh MSCI, tentu menjadi perhatian serius,” kata Hanif kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Spesifik di Medan, Sumatera Utara, Jumat (30/01/2026).

Advertisement

Hanif menekankan, gejolak di pasar modal tidak hanya dipicu faktor eksternal, tetapi juga berasal dari dinamika dalam negeri. Contohnya, pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) diikuti mundurnya beberapa pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pasca-kejatuhan IHSG, yang langsung menjadi sorotan Komisi XI.

Baca Juga  Seskab Sampaikan 3 Pesan pada 300 Mahasiswa UNP

Politisi Fraksi PKB itu meminta OJK untuk melakukan reformasi menyeluruh, dimulai dari pengawasan dan regulasi pasar modal. Menurutnya, penguatan tata kelola adalah langkah krusial untuk meningkatkan kualitas pasar modal di masa depan.

“Kita minta OJK benar-benar memperkuat pengawasan dan pengaturan agar pasar modal Indonesia semakin berkualitas,” tegas Hanif.

Ia menambahkan, perbaikan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh semua aspek tata kelola pasar. Tantangan yang dihadapi otoritas keuangan saat ini dinilai semakin kompleks, sehingga memerlukan kebijakan yang tegas dan kredibel.

“Pekerjaan OJK untuk meregulasi dan mengendalikan pasar modal harus kita dukung agar berjalan lebih efektif,” ujar Hanif.

DPR terus memantau proses transisi di BEI dan OJK agar tidak terjadi kekosongan kebijakan yang bisa memperburuk sentimen pasar. Komisi XI berencana memanggil OJK untuk membahas persoalan ini secara khusus.

Baca Juga  Pemerintah Siapkan Kompensasi Rumah Terdampak Bencana Sumatera, Segini Besarannya

“Mungkin ke depan kita akan bertemu OJK untuk membahas persoalan ini secara mendalam,” pungkasnya. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini