Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Hari Otonomi Daerah 2026 di Tapsel: Gus Irawan Tekankan Peran Daerah

hari otonomi daerah 2026 di tapsel: gus irawan tekankan peran daerah
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah 2026. (diskominfotapsel)

Tapanuli Selatan, Sinata.id – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, serta menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.

Bupati Gus Irawan Pasaribu, memimpin langsung upacara peringatan yang digelar di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, Sipirok, Senin (27/4/2026).

Advertisement

Upacara tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Sofyan Adil Siregar, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapsel. Ahmad Yunansyah Lubis bertindak sebagai komandan upacara.

Dalam amanatnya, Bupati Tapsel membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi utama tata kelola pemerintahan yang efektif.

Baca Juga  PRESTICE Diuji di Tapsel, Solusi Akses Keadilan Cepat hingga Tingkat Desa

“Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif berbagai pihak merupakan pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel,” ujar Gus Irawan mengutip sambutan Mendagri.

Hari Otonomi Daerah yang diperingati setiap 25 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996, pada tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Menuju Indonesia Maju dan Berdaya Saing.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal tanpa mengabaikan sinkronisasi dengan arah pembangunan nasional.

Dalam amanat itu juga disampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesatuan visi pembangunan, sinkronisasi kebijakan, serta keberlanjutan pembangunan di seluruh tingkatan pemerintahan.

Sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian bersama pemerintah pusat dan daerah meliputi penguatan ketahanan pangan, energi, dan air; peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan; hilirisasi industri; pembangunan infrastruktur dan perumahan; hingga penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa.

Baca Juga  Bupati Tapsel Bedah Rumah Warga Berdinding Tepas, Lantai Tanah dan Langganan Banjir

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk mempercepat transformasi pelayanan publik melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP), peningkatan kualitas data pemerintahan, serta reformasi birokrasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Mendagri juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pembukaan akses pembiayaan alternatif guna memperkuat kemandirian fiskal.

“Pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga harus menjadi motor penggerak pembangunan berbasis potensi lokal untuk mewujudkan pembangunan nasional yang adil dan merata,” ujarnya.

Bagi Pemkab Tapsel, peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kekuatan daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. (SN18)

Baca Juga  Harkitnas 2026, Bupati Tapsel Gus Irawan Soroti Ancaman Digital terhadap Generasi Muda

 

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini