Pematangsiantar, Sinata.id – Pemko Pematangsiantar menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan gereja dalam menjaga kerukunan dan pembangunan sosial melalui kehadiran pada Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) 2026, Senin (12/1/2026).
Kehadiran Pemko diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely yang membacakan sambutan tertulis Wali Kota Wesly Silalahi.
Dalam sambutannya, Wesly menekankan ibadah syukur sebagai momentum refleksi sekaligus peneguhan arah pelayanan ke depan.
“Tahun 2025 telah kita lewati dengan berbagai dinamika, tantangan, dan berkat yang menyertainya. Melalui ibadah syukur ini, kita diajak untuk merefleksikan perjalanan tersebut, sekaligus memohon tuntunan Tuhan agar tahun 2026 menjadi tahun yang penuh damai, pengharapan, dan keberhasilan, baik dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, maupun dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Pemko Pematangsiantar, lanjut Wesly, mengapresiasi peran Sinode GKPI dalam pembinaan iman jemaat, penguatan nilai kebersamaan, serta konsistensi menjaga harmoni antarumat beragama di Pematangsiantar.
“Sinergi antara gereja dan pemerintah merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, berkarakter, dan sejahtera,” tukasnya.
Sejalan dengan peluncuran Tahun Rencana GKPI 2026, Wesly berharap gereja semakin hadir sebagai mitra strategis pemerintah—menguatkan moral dan spiritual, mempererat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Ia juga mengajak seluruh elemen menjadikan 2026 sebagai tahun penguatan iman dan persaudaraan.
“Dengan semagat kebersamaan, toleransi, dan kasih, saya yakin Kota Pematangsiantar akan terus tumbuh menjadi kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” katanya, seraya menyampaikan ucapan selamat mengikuti rangkaian ibadah syukur.
Sebelumnya, Ketua Badan Pekerja Rapat Pendeta GKPI Pdt Wilfried Ernanda Hutapea MTh menegaskan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perubahan kalender, melainkan ruang rahmat dan tanggung jawab iman yang harus dijalani dengan kerendahan hati.
Sementara Sekretaris Jenderal GKPI Pdt Parsaoran Sinaga MMin MTh menyampaikan terima kasih kepada para donatur, perwakilan Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun, serta seluruh tokoh yang hadir atas dukungan sehingga kegiatan berlangsung lancar.
“Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam perjamuan,” ucapnya.
Mewakili undangan, Dr Jopinus Ramli Saragih mengaku bernostalgia menghadiri Ibadah Syukur GKPI 2026. Mantan Bupati Simalungun dua periode itu menyebut kebersamaan dengan GKPI telah terjalin lama, termasuk pada berbagai perayaan keagamaan sebelumnya.
Rangkaian acara ditandai dengan peluncuran Tahun Pelayanan/Rencana Strategis GKPI 2026, pemukulan tagading oleh perwakilan Pemko Pematangsiantar, perwakilan Pemkab Simalungun, dan pimpinan GKPI sebagai simbol dimulainya renstra, serta pelepasan balon.
Ibadah syukur diawali kebaktian dengan khotbah yang disampaikan Bishop GKPI Pdt Dr Humala Lumbantobing MTh. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini