Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Harga Tembus Rp21 Ribu, “Emak-emak” di Siantar Tinggalkan Minyakita

harga minyak goreng bersubsidi minyakita di kota pematangsiantar alami kenaikan hingga mencapai rp20.000 hingga rp21.000 per kilogram, sabtu (25/4/2026). kondisi itu mendorong sebagian "emak-emak" (ibu-ibu) di kota pematangsiantar mulai meninggalkan minyak goreng merk minyakita.
Mintakkita

Pematangsiantar, Sinata.id – Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di Kota Pematangsiantar alami kenaikan hingga mencapai Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, Sabtu (25/4/2026).

Kondisi itu mendorong sebagian “emak-emak” (ibu-ibu) di Kota Pematangsiantar mulai meninggalkan minyak goreng merk Minyakita.

Advertisement

Pantauan di Pasar Dwikora dan Pasar Horas, mayoritas pedagang menjual Minyakita di kisaran Rp20.500 hingga Rp21.000 per kilogram. Namun, masih ada pedagang yang menawarkan harga Rp20.000 per kilogram karena menjual stok lama.

Seorang pedagang bermarga Marbun di Pasar Dwikora menyebut harga tersebut berasal dari stok pembelian sebelumnya. “Ini masih stok lama, jadi dijual Rp20.000 per kilogram dan masih ada keuntungan,” ujarnya.

Di Pasar Horas, pedagang lain mengaku menjual dengan harga Rp20.500 per kilogram dan menyebut harga tersebut sudah sesuai dengan kondisi pasar. Ia juga menawarkan alternatif minyak curah dengan harga sekitar Rp22.000 per kilogram.

Baca Juga  Minyakita Langka dan Mahal di Siantar, Akademisi Soroti Lemahnya Pengawasan

Kenaikan harga ini turut memengaruhi pilihan konsumen. Seorang warga, H br Sitio mengaku memilih membeli minyak goreng merek lain di ritel modern karena dinilai lebih ekonomis.

Ia menyebut di Indomaret tersedia minyak goreng merek toko dengan kemasan dua liter seharga sekitar Rp38.900, yang dianggap lebih terjangkau, meski harus membeli dalam jumlah lebih besar.

Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran agar tetap terjangkau bagi masyarakat. (SN19)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini