Pematangsiantar, Sinata.id – Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di Kota Pematangsiantar alami kenaikan hingga mencapai Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, Sabtu (25/4/2026).
Kondisi itu mendorong sebagian “emak-emak” (ibu-ibu) di Kota Pematangsiantar mulai meninggalkan minyak goreng merk Minyakita.
Pantauan di Pasar Dwikora dan Pasar Horas, mayoritas pedagang menjual Minyakita di kisaran Rp20.500 hingga Rp21.000 per kilogram. Namun, masih ada pedagang yang menawarkan harga Rp20.000 per kilogram karena menjual stok lama.
Seorang pedagang bermarga Marbun di Pasar Dwikora menyebut harga tersebut berasal dari stok pembelian sebelumnya. “Ini masih stok lama, jadi dijual Rp20.000 per kilogram dan masih ada keuntungan,” ujarnya.
Di Pasar Horas, pedagang lain mengaku menjual dengan harga Rp20.500 per kilogram dan menyebut harga tersebut sudah sesuai dengan kondisi pasar. Ia juga menawarkan alternatif minyak curah dengan harga sekitar Rp22.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini turut memengaruhi pilihan konsumen. Seorang warga, H br Sitio mengaku memilih membeli minyak goreng merek lain di ritel modern karena dinilai lebih ekonomis.
Ia menyebut di Indomaret tersedia minyak goreng merek toko dengan kemasan dua liter seharga sekitar Rp38.900, yang dianggap lebih terjangkau, meski harus membeli dalam jumlah lebih besar.
Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran agar tetap terjangkau bagi masyarakat. (SN19)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini