Jakarta, Sinata.id – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax (RON 92) mulai Rabu (10/6/2026).
Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.
Kenaikan sebesar Rp3.950 per liter atau sekitar 32 persen tersebut menjadi penyesuaian harga Pertamax pertama setelah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik Israel-Iran pada akhir Februari 2026.
Selain Pertamax, Pertamina juga menaikkan harga Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan setelah melalui evaluasi berkala dan koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
Sementara itu, harga BBM nonsubsidi lainnya tidak mengalami perubahan. Pertamax Turbo tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Untuk konsumen yang membeli BBM melalui Pertashop, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp16.150 per liter.
Di sisi lain, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite (RON 90) tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi bertahan di level Rp6.800 per liter.
Pertamina memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” kata Roberth.
Masyarakat dapat memperoleh informasi harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina, kanal resmi Pertamina, maupun Pertamina Contact Center 135.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini