Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Harga Cabai hingga BBM Turun, Inflasi Tertekan: Indonesia Deflasi 0,15 Persen di Awal 2026

harga cabai hingga bbm turun, inflasi tertekan: indonesia deflasi 0,15 persen di awal 2026
Indonesia deflasi 0,15 persen pada Januari 2026 akibat turunnya harga pangan. BPS ungkap cabai, bawang, dan ayam jadi penekan inflasi. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Awal tahun 2026 dibuka dengan kabar tak biasa dari dapur ekonomi nasional. Harga pangan yang merosot tajam membuat laju inflasi tertahan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,15 persen pada Januari 2026—sebuah sinyal bahwa tekanan harga melemah, terutama dari sektor bahan makanan.

Indeks Harga Konsumen (IHK) turun dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75 di Januari 2026. Penurunan ini menjadi bukti bahwa pasokan pangan yang melimpah akibat panen awal tahun ikut menggerakkan harga ke bawah.

Advertisement

Pangan Jadi “Rem” Inflasi

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penekan utama harga bulan ini.

Baca Juga  Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji 2024 Kian Panas

“Kelompok ini mencatat deflasi 1,03 persen secara bulanan dan memberi andil deflasi 0,30 persen,” ujar Ateng, Senin (2/2/2026).

Komoditas yang paling besar menyumbang penurunan harga antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras.

Menurut Ateng, anjloknya harga tersebut berkaitan langsung dengan meningkatnya pasokan dari panen hortikultura.

“Khusus bawang merah, produksinya melonjak karena panen raya di hampir seluruh sentra, terutama di Brebes dan kawasan dataran tinggi,” jelasnya.

BBM dan Tiket Pesawat Ikut Menekan Harga

Tak hanya pangan, sektor energi dan transportasi juga memberi kontribusi deflasi. Bensin dan tarif angkutan udara masing-masing menyumbang andil deflasi sebesar 0,03 persen.

Baca Juga  Terkait Pengendalian Inflasi, Pemko Siantar Terima Penghargaan dari Bank Indonesia

Ateng menyebut, turunnya harga bensin terjadi setelah Pertamina menyesuaikan harga Pertamax dan BBM nonsubsidi per 1 Januari 2026.

Sementara tarif pesawat turun karena kebijakan stimulus pemerintah berupa diskon 13–14 persen selama periode Natal dan Tahun Baru.

Meski deflasi mendominasi, beberapa komoditas justru mencatat kenaikan harga. Emas perhiasan menyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,16 persen, disusul ikan segar (0,06 persen) dan tomat (0,02 persen).

Jika dilihat berdasarkan komponen, hanya komponen inti yang mengalami inflasi. Dua komponen lain—harga bergejolak dan harga yang diatur pemerintah—justru mengalami deflasi.

“Deflasi Januari terutama ditopang oleh komponen harga bergejolak yang turun 1,96 persen dan memberi andil deflasi terbesar, yakni 0,33 persen,” kata Ateng.

Baca Juga  Neraca Dagang RI Surplus 64 Bulan Tanpa Henti, Tembus US$ 5,49 Miliar

Komoditas utama di dalamnya adalah cabai, bawang merah, ayam ras, dan telur.

Sementara komponen harga yang diatur pemerintah turun 0,32 persen, didorong oleh bensin dan tarif transportasi.

Berbeda arah, komponen inti justru naik 0,37 persen, dengan pendorong utama emas perhiasan, sewa rumah, sepeda motor, dan nasi dengan lauk. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini