Manila, Sinata.id – Sejumlah perusahaan minyak di Filipina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan pada Selasa (24/3/2026).
Kenaikan ini mencakup bensin, solar (diesel), hingga minyak tanah, dengan lonjakan mencapai dua digit per liter.
Perusahaan seperti UniOil dan SeaOil menetapkan kenaikan harga minyak tanah sebesar 20,90 peso per liter, diesel 16,80 peso per liter, dan bensin 9,70 peso per liter. Sementara itu, Petron menaikkan harga bensin sebesar 10,50 peso, diesel 17,50 peso, dan minyak tanah 21,50 peso per liter.
Adapun Cleanfuel melakukan penyesuaian bertahap dengan kenaikan sekitar 8,40 peso per liter untuk solar.
Penyesuaian harga oleh sejumlah perusahaan tersebut mulai berlaku pukul 06.00 waktu setempat.
Harga BBM Berpotensi Tembus 100 Peso per Liter
Dengan kenaikan tersebut, harga BBM di Filipina diperkirakan melampaui 100 peso per liter. Kisaran harga terbaru adalah sebagai berikut:
Bensin: 84,30 hingga 110,10 peso per liter
Diesel: 108,80 hingga 133,10 peso per liter
Minyak tanah: 120,89 hingga 164,69 peso per liter
Lonjakan harga ini dipicu oleh tekanan pasokan global serta meningkatnya harga minyak dunia.
Krisis Energi dan Dampak Geopolitik
Kenaikan harga BBM tidak terlepas dari dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Situasi ini memicu gangguan pasokan energi global dan mendorong lonjakan harga minyak.
Pemerintah Filipina bahkan telah menetapkan status darurat energi nasional selama satu tahun guna mengantisipasi krisis yang lebih dalam.
Filipina yang sangat bergantung pada impor energi kini berupaya mencari alternatif pasokan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melobi Amerika Serikat agar diberikan pengecualian untuk membeli minyak dari negara-negara yang dikenai sanksi, seperti Venezuela, Iran, dan Rusia.
Selain itu, pemerintah juga meningkatkan penggunaan pembangkit listrik berbahan batu bara serta menambah cadangan energi nasional.
Filipina dilaporkan memiliki cadangan bahan bakar sekitar 45 hingga 60 hari dan tengah mengupayakan tambahan pasokan sekitar 1 juta barel minyak untuk memperkuat ketahanan energi domestik.
Di sisi lain, beberapa perusahaan seperti PetroGazz justru menurunkan harga BBM pada pekan sebelumnya sebagai bagian dari strategi bisnis di tengah fluktuasi pasar. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini