Pematangsiantar, Sinata.id β Ketua Partai Gerindra Pematangsiantar, Gusmiyadi, merespon terkait fraksi Gerindra tidak hadir pada rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar tentang penyampaian pendapat akhir terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu (29/11/2025).
Gusmiyadi menegaskan jika tindakan itu merupakan bentuk kesalahan.
βKami nyatakan sebuah kesalahan dan tidak boleh terulang lagi. Kita sepakat, pandangan fraksi itu merupakan momentum untuk bisa memperlihatkan sikap partai dan itu penting untuk didengar oleh rakyat,β ucap Gusmiyadi, Rabu (3/12/2025).
Ia mengungkapkan diperlukan koordinasi yang clear (jelas) antara anggota fraksi Gerindra DPRD Pematangsiantar, tenaga ahli dan Partai Gerindra, agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari.
βKita evaluasi fraksi, kita berikan semacam peringatan agar tidak terulang kembali, konsolidasi intens antar anggota fraksi dan partai itu harus bisa terjadi sebelum pandangan fraksi dilakukan ke depannya,β ujar anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara itu.
Gusmiyadi beralasan ada beberapa faktor yang menyebabkan fraksi Gerindra Absen pada rapat tersebut, antara lain tenaga ahli sakit serta ketua fraksi (Chairuddin Lubis) sakit karena rapat marathon dan faktor cuaca.
βHal itu sebagai alasan yang disampaikan ketua fraksi , tapi secara substansial sesungguhnya kelembagaan fraksi ini melibatkan orang β orang di dalamnya seharusnya koordinasinya clear, itu harusnya juga tidak boleh menjadi alasan,β katanya.
Ia juga menyatakan partai nya akan tetap mengawal Pemerintahan Walikota dan Wakil Walikota, Wesly β Herlina, serta mendukung program dan memberikan kritik terhadap upaya β upaya perbaikan di Kota Pematangsiantar.
Penulis : Hendrik Nainggolan









Jadilah yang pertama berkomentar di sini