Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 1K β€’DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Regional

Gunakan Bahan Lokal, Dapur Umum Pidie Bantu Korban Banjir Sambil Hidupkan Usaha Warga

dapur umum penanganan banjir di pidie jaya mengutamakan bahan pangan lokal untuk membantu pemulihan ekonomi warga terdampak.
Dapur umum penanganan banjir di Pidie Jaya mengutamakan bahan pangan lokal untuk membantu pemulihan ekonomi warga terdampak. (Masakini.co)

Sinata.id – Dapur umum penanganan banjir di Kabupaten Pidie Jaya tak sekadar menjadi penopang kebutuhan pangan warga terdampak. Lebih dari itu, keberadaannya juga dimanfaatkan sebagai motor pemulihan ekonomi lokal pascabencana.

Di Kecamatan Meureudu, dapur umum yang dikelola Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial RI menjalankan strategi khusus, seluruh bahan makanan dipasok langsung dari warga dan pedagang setempat.

Advertisement

Langkah ini diambil agar roda ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat banjir dapat kembali bergerak.

Penanggung jawab dapur umum PSKBA Kemensos RI, Nurcholis, menjelaskan bahwa pemerintah pusat menanggung penuh operasional dapur umum, mulai dari peralatan hingga logistik utama.

Sementara itu, kebutuhan bahan pangan sengaja dibeli dari wilayah sekitar lokasi terdampak.

Baca Juga  Bupati Taput Tegaskan Tiga Fokus Pembangunan, Parmonangan Jadi Sentra Kemenyan

β€œSejak awal kami berkomitmen mengutamakan bahan baku lokal. Dengan begitu, warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh peluang ekonomi di tengah masa pemulihan,” ujar Nurcholis, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga:Β Warga Aceh Tenggara Masih Andalkan Starlink untuk Terhubung ke Keluarga Luar Daerah

Dapur umum tersebut mulai beroperasi pada 29 November 2025, tak lama setelah akses transportasi menuju Pidie Jaya kembali terbuka pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada 25–26 November 2025.

Selama hampir tiga pekan beroperasi, hingga 16 Desember 2025, dapur umum telah mendistribusikan total 301.262 porsi makanan kepada masyarakat terdampak.

Layanan permakanan diberikan secara rutin dua kali sehari dan menjangkau tiga kecamatan yang paling terdampak banjir, yakni Meureudu, Meurah Dua, dan Ulim.

Baca Juga  ESDM Klaim Listrik Sumatera Hampir Normal 100 Persen

Dalam pelaksanaannya, dapur umum turut melibatkan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Jawa Timur dan Jawa Barat.

Distribusi makanan ke titik-titik pengungsian juga mendapat dukungan penuh dari TNI, Polri, serta tim SAR, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

β€œNamun saat ini, relawan Tagana dari Jawa Barat sudah dialihkan untuk membantu penanganan bencana di Aceh Utara,” tambah Nurcholis.

Upaya terpadu ini menjadi bukti bahwa penanganan bencana tak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan ekonomi warga yang terdampak langsung oleh bencana alam. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini