Pematangsiantar, Sinata.id – Asisten kecerdasan buatan (AI) kini menjadi solusi instan untuk berbagai rekomendasi, mulai dari buku, musik, hingga kreator YouTube. Pola serupa ternyata juga berlaku dalam dunia gim, meski kerap terlewatkan oleh para pemain.
Amanda Caswell, seorang penulis fitur, mengaku selama ini sering mengabaikan tab Gaming Copilot yang tersedia di aplikasi seluler Xbox. Seperti kebanyakan pengguna Xbox, ia rutin membuka aplikasi tersebut untuk memeriksa daftar teman, membaca pesan, atau mencari promo gim. Namun, tab Gaming Copilot nyaris tak pernah disentuh.
Pandangan Caswell berubah setelah ia akhirnya mencoba fitur tersebut. Ia mengaku terkejut karena asisten AI ini mampu memahami preferensi gim yang disukainya serta memberikan rekomendasi yang relevan dan bermanfaat.
Gaming Copilot, Asisten AI untuk Gamer
Baca juga:Cara Download LokLok, Aplikasi Streaming Gratis Tanpa Biaya
Gaming Copilot merupakan asisten berbasis AI besutan Microsoft yang dirancang untuk pengguna Xbox dan PC. Fitur ini terintegrasi langsung dengan aplikasi seluler Xbox, Xbox Game Bar di PC, serta perangkat genggam seperti Asus ROG Ally.
Gaming Copilot dirancang sebagai “pendamping pribadi” bagi para gamer. Kemampuannya mencakup membantu menyusun strategi permainan, merekomendasikan gim, hingga berdiskusi seputar topik gaming lainnya.
Saat pertama kali diaktifkan, Gaming Copilot menyambut pengguna dengan penjelasan mengenai fungsinya. Pengguna juga dapat memilih satu dari delapan opsi suara, yakni Vector, Pulse, Echo, Node, Core, Spark, Pixel, dan Matrix. Caswell memilih suara “Vector” karena dinilai paling menarik.
Rekomendasi Gim yang Tepat Sasaran
Caswell kemudian meminta Gaming Copilot merekomendasikan gim aksi berbasis karakter yang mirip dengan Devil May Cry dan Ninja Gaiden. AI tersebut dengan cepat mengenali genre yang dimaksud sebagai gim pertarungan cepat dengan karakter kuat serta nuansa sinematik.
Hasilnya, Gaming Copilot menyajikan daftar rekomendasi yang rapi dan mudah dipahami. Beberapa judul yang direkomendasikan antara lain Bayonetta, Metal Gear Rising: Revengeance, Wo Long: Fallen Dynasty, Astral Chain, dan Hellblade: Senua’s Sacrifice.
Setiap gim dilengkapi penjelasan singkat mengenai kesesuaiannya dengan preferensi Caswell. Gaming Copilot bahkan memberi penanda gim yang tidak tersedia di Xbox serta mencantumkan sumber pertimbangan rekomendasi berdasarkan riwayat permainan terbaru pengguna.
Baca juga:Google Merilis Fitur Baru AI-Powered Configuration di Search Console
Terintegrasi dengan Xbox Game Pass
Kemampuan Gaming Copilot juga mencakup pengecekan katalog Xbox Game Pass. Saat Caswell menanyakan gim yang tersedia dalam layanan tersebut, AI langsung menandai Wo Long dan Hellblade sebagai judul yang bisa diunduh.
Ia kemudian meminta rekomendasi lanjutan gim aksi berbasis karakter yang tersedia di Game Pass. Daftar lanjutan yang diberikan mencakup judul populer seperti Star Wars Jedi: Fallen Order, Control: Ultimate Edition, dan Yakuza 0. Setiap rekomendasi disertai keterangan singkat serta status kepemilikan gim tersebut.
Setelah menjajal Gaming Copilot secara menyeluruh, Caswell mengaku akan lebih sering memanfaatkan fitur ini. Ia bahkan berencana meminta rekomendasi gim bergenre fighting dan arcade racing. “Mungkin saya terlalu cepat menilai Gaming Copilot,” ujarnya, mengakui potensi besar asisten AI tersebut.
Copilot Kian Dalam Terintegrasi di Windows 11
Di sisi lain, Microsoft terus memperkuat ambisinya menjadikan Windows 11 sebagai sistem operasi berbasis AI (AI-native OS). Langkah terbaru mengarah pada integrasi Copilot yang lebih mendalam ke dalam File Explorer.
Dikutip dari Hot Hardware, sejumlah pengguna menemukan indikasi fitur baru dalam Windows 11 Build 26220.7523 versi pratinjau. Dua pengguna platform X, PhantomOfEarth dan a_donglee, menemukan keberadaan fitur tersembunyi bernama “Chat with Copilot” dan “Detach Copilot”.
Saat ini, Copilot memang dapat diakses melalui menu klik kanan di File Explorer dengan opsi “Ask Copilot”, namun masih membuka jendela terpisah. Integrasi baru ini diyakini akan menghadirkan Copilot langsung di dalam tampilan File Explorer.
Baca juga:WhatsApp Luncurkan Fitur Penerjemah Chat
Penelusuran pada file sistem resources.pri di FileExplorerExtensions SystemApps menemukan dua string penting, yakni label “Chat with Copilot” dan “Detach Copilot”. Temuan ini mengindikasikan rencana Microsoft menghadirkan panel Copilot permanen di File Explorer.
Jika direalisasikan, pengguna nantinya dapat berdialog langsung dengan Copilot untuk mencari, memodifikasi, hingga membuat file tanpa harus berpindah aplikasi. Fitur “Detach Copilot” juga diperkirakan memungkinkan jendela Copilot dilepas agar tetap aktif saat menjelajah folder.
Langkah ini menegaskan posisi Copilot bukan lagi sekadar asisten tambahan, melainkan fondasi baru pengalaman komputasi di Windows. Meski masih berada dalam tahap uji coba, Microsoft diperkirakan akan menguji respons pengguna sebelum merilis fitur ini secara luas. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini