Kuala Lumpur, Sinata.id — Performa tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, menjadi sorotan setelah gagal menembus babak utama Orleans Masters 2026.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran menjelang Thomas Cup 2026 yang akan digelar di Horsens pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Sejumlah pihak mendesak Lee untuk segera berkoordinasi dengan Badminton Association of Malaysia guna meningkatkan performanya.
Legenda bulu tangkis Malaysia, Rashid Sidek, menyarankan agar Lee kembali berlatih di bawah naungan BAM. Menurutnya, status sebagai pemain independen membuat pengawasan fisik dan teknis tidak maksimal seperti saat berada di pelatnas.
“Jika dia bisa bergabung dalam latihan, itu akan jauh lebih baik,” ujar Rashid.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi mental dan kebugaran pemain. Hal ini dinilai krusial mengingat Malaysia menargetkan kembali meraih trofi Thomas Cup, yang terakhir kali dimenangkan pada 1992.
Sementara itu, Lee Chong Wei yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Kinerja BAM, sebelumnya telah turun tangan untuk memastikan keikutsertaan Lee dalam tim Thomas Cup 2026 setelah melalui proses negosiasi.
Namun, hasil kurang memuaskan di Orleans Masters memperkuat keraguan terhadap performa sang pemain. Selain tersingkir dari turnamen tersebut, Lee Zii Jia juga mencatat hasil kurang optimal di sejumlah ajang lain, seperti Swiss Open, Malaysia Open, India Open, dan Indonesia Masters.
Meski peringkatnya mengalami penurunan, Lee masih diharapkan menjadi salah satu pilar penting tim Malaysia. Ia berpotensi diturunkan sebagai tunggal ketiga, dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki untuk menghadapi pemain dari negara-negara rival.
Di sisi lain, Rashid Sidek menegaskan bahwa Malaysia telah menyiapkan opsi alternatif jika performa Lee belum sesuai harapan. Beberapa nama seperti Justin Hoh dan Leong Jun Hao dipersiapkan sebagai pelapis.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju Thomas Cup 2026, peningkatan performa dan kesiapan mental Lee menjadi faktor penting dalam upaya Malaysia bersaing di ajang bergengsi tersebut. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini