Pematangsiantar, Sinata.id – Seorang warga Kota Pematangsiantar mengaku resah akibat dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan Jembatan Kembar, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Marimbun, pada Senin (30/3/2026) siang.
Kepada Sinata.id, warga tersebut menuturkan bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan sebuah komunitas. Ia menyebutkan, kelompok tersebut terdiri dari tiga orang dan beroperasi di sekitar lokasi jembatan.
“Mereka mengatasnamakan sebuah komunitas. Jumlahnya sekitar tiga orang dan berada di sekitar jembatan kembar,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Saat kejadian, ia mengaku sedang terburu-buru membawa material bangunan menuju Kabupaten Simalungun. Karena dalam kondisi mendesak, ia akhirnya memberikan uang kepada kelompok tersebut.
“Saya memberikan uang sebesar Rp100 ribu karena barang yang saya bawa sedang dibutuhkan,” katanya.
Setelah memberikan uang, ia sempat menerima stiker dari kelompok tersebut. Namun, stiker itu kemudian dibuang karena dianggap tidak diperlukan.
Sementara itu, Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak, menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait dugaan pungli tersebut.
“Kami akan mengecek informasi terkait dugaan pungli di lokasi tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke Polsek terdekat,” ujarnya.
Ia menambahkan, laporan tersebut akan menjadi perhatian pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini