Batu Bara, Sinata.id – Insiden karamnya perahu wisata di perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Perahu tersebut diketahui mengangkut penumpang menuju Pulau Salanama dan Pulau Pandan.
Peristiwa yang diduga dipicu oleh kelebihan kapasitas muatan itu terjadi pada Senin (23/3/2026) dan segera ditangani oleh tim gabungan.
Sejak pukul 22.00 WIB hingga Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, Bupati Baharuddin Siagian bersama Kapolres AKBP Doly Nelson Nainggolan berada di Pelabuhan Bom Tanjung Tiram untuk menyambut sekaligus memastikan kondisi para penumpang yang telah dievakuasi. Setibanya di pelabuhan, petugas langsung melakukan pendataan serta pemeriksaan kesehatan.
Berdasarkan data sementara, seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Namun, satu orang dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Para penumpang diketahui berasal dari berbagai daerah, antara lain Pekanbaru, Medan, serta wisatawan mancanegara asal Malaysia yang hendak berlibur ke Pulau Salanama dan Pulau Pandan.
Bupati Baharuddin menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut sekaligus menegaskan pentingnya keselamatan dalam aktivitas wisata laut.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas peristiwa ini. Sejak malam, kami bersama Kapolres turun langsung ke pelabuhan untuk memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya satu orang yang dirawat di rumah sakit. Kejadian ini menjadi pengingat agar tidak ada lagi kapal yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas, karena keselamatan adalah prioritas utama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengelola kapal wisata dan masyarakat untuk mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran, termasuk memperhatikan kapasitas angkut sebelum berlayar. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas wisata laut guna mencegah kejadian serupa.
Menurutnya, Pulau Salanama dan Pulau Pandan merupakan destinasi wisata yang cukup diminati, sehingga aspek keamanan transportasi laut harus menjadi perhatian utama agar wisatawan merasa aman dan nyaman.
“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan aktivitas wisata berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini