Jakarta, Sinata.id – Timnas Indonesia melakoni laga final FIFA Series 2026 menghadapi Bulgaria, Senin (30/6/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Kepala pelatih Timnas Indonesia John Herdman, meminta pemain yang akan bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tampil disiplin sejak awal laga.
Herdman mengingatkan, Bulgaria memiliki tipe permainan tersendiri dibanding lawan Jay Idzes dkk sebelumnya, yakni Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/6/2026) lalu.
Timnas menang dalam laga tersebut. 4-0. Sedangkan Bulgaria dalam pertandingan melawan Kepulauan Solomon pesta gol 10-2.
Herdman bilang, setiap tim memang memiliki karakter berbeda. Saint Kitts and Nevis sulit ditebak struktur dan sistemnya, dan itu bisa membuat timnas ikut terbawa ritme mereka.
“Tapi tim kami bermain disiplin untuk menghindari situasi transisi berbahaya,” ujar Herdman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (29/6/2026).
Sementara, Bulgaria kata dia, pemainnya memiliki fisik yang lebih besar, kuat, dan sangat terorganisir.
“Transisinya jauh lebih rapi serta cepat. Karena itu, kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik dibanding laga sebelumnya,” imbuhnya.
Herdman menekankan para pemainnya, 10 hingga 15 menit awal pertandingan agar tidak kembali mengalami start lambat.
Pola itu kata dia, sempat terjadi saat melakoni laga melawan Saint Kitts. Tapi untuk duel dengan tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu bagaimana menutup pertandingan.
“Karena itu, kami harus tampil sangat profesional terutama di 10-15 menit awal, lalu membiarkan atmosfer, dukungan suporter, kepercayaan diri, dan semangat tim menyatu,” tambahnya.
Herdman kemudian memastikan kondisi tim, di mana seorang pemainnya harus absen lantaran cedera.
Pemain dimaksud adalah striker Mauro Zijlstra. Dia cedera otot paha. Dan ini menurutnya sangat disayangkan karena Mauro dalam posisi bersemangat pasca mencetak gol di laga perdana.
Gol tersebut bahkan gol pertamanya untuk membela timnas Indonesia. Posisi Mauro digantikan Jens Raven.
Herdman mengaku sempat melihat Jens bermain dalam laga pramusim di Bali.
“Saya suka beberapa hal dari dirinya. Dia masih sangat muda dan saya pikir bisa menjadi bagian dari masa depan tim,” kata Herdman.
Di tengah anak asuhnya jadwal yang padat, Herdman menekankan pentingnya pemulihan dan kesiapan mental pemain.
“Kemarin para pemain juga mendapat sedikit waktu untuk diri mereka sendiri, itu penting. Hari ini kami bekerja keras, melakukan beberapa pertemuan taktik dan juga pembahasan terkait budaya tim. Saya rasa kami sudah siap,” pungkasnya. [tm]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini