Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 18 Mei 2026 |17:55 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15225 15200 (TON) 15170 (AGM) 15300 EUP ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· DMI
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· LOCO PARINDU
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· FOB PALOPO
14785 14550 (PBI) 14445 (MNA) 14950 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI dengan ACC di level 15.300. Persaingan harga masih kompetitif antar bidder. Tender LOCO PARINDU berakhir WD, sementara tender FOB PALOPO belum terdapat bidder.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Dua Pembalak Liar di TWA Mangolo Jadi Tersangka, Ancaman 15 Tahun Penjara

twa mangolo
Penangkapan dua pembalak liar di TWA Mangolo. (Foto: Kemenhut)

Ancaman pidana

Pasal 40B ayat (1) huruf e jo. Pasal 33 ayat (2) huruf e UU No. 32 Tahun 2024 tentang Konservasi SDAH β€” pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Kasus bermula dari kewaspadaan petugas BKSDA Sulawesi Tenggara saat patroli rutin pada 30 April 2026.

Advertisement

Tumpukan kayu mencurigakan di dekat Bendungan Sakuli menjadi petunjuk awal, disusul suara mesin chainsaw yang terdengar dari dalam kawasan konservasi.

Penelusuran itulah yang berujung pada penangkapan dua tersangka secara berurutan di lokasi berbeda.

β€œHutan bukan hanya tempat tumbuhnya pohon. Hutan adalah ruang hidup bagi satwa, penjaga air, penahan tanah, penyejuk udara, dan pelindung keselamatan manusia.”

β€” Dwi Januanto Nugroho, Dirjen Penegakan Hukum Kehutanan

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menegaskan bahwa penindakan ini adalah pesan tegas: negara berpihak kepada kepentingan publik, satwa yang kehilangan ruang hidup, dan generasi mendatang yang berhak mewarisi hutan yang utuh.

Kepala Balai Gakkumhut Sulawesi Ali Bahri menambahkan bahwa sinergi antara BKSDA dan Balai Gakkumhut akan terus diperkuat agar pelanggaran di kawasan konservasi cepat terdeteksi dan tidak berulang. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini