Siapa Dino?
Dino Patti Djalal merupakan salah satu diplomat senior Indonesia yang dikenal luas di bidang hubungan internasional dan diplomasi.
Ia lahir di Beograd, Yugoslavia (kini Serbia), pada 10 September 1965, dan merupakan putra dari diplomat senior Indonesia, Hasjim Djalal, yang dikenal sebagai pakar hukum laut internasional.
Karier diplomatik Dino dimulai ketika bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada 1987.
Ia pernah bertugas di London, Dili, dan Washington DC sebelum dipercaya menjadi Direktur Amerika Utara dan Tengah di Kementerian Luar Negeri.
Namanya semakin dikenal publik saat menjabat sebagai Juru Bicara Presiden bidang Hubungan Internasional pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama periode 2004–2010.
Pada 2010 hingga 2013, Dino menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.
Selama masa tugasnya, ia berperan dalam memperkuat hubungan strategis Indonesia-AS dan mendorong kemitraan komprehensif kedua negara.
Setelah kembali ke Indonesia, Dino sempat menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada 2014.
Ia kemudian mendirikan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), sebuah komunitas dan wadah diskusi kebijakan luar negeri yang melibatkan banyak kalangan muda Indonesia.
Selain diplomat, Dino juga dikenal sebagai penulis sejumlah buku bertema kepemimpinan, diplomasi, dan politik internasional.
Ia kerap memberikan pandangan mengenai isu-isu luar negeri, hubungan internasional, serta posisi Indonesia di panggung global.
Dalam beberapa tahun terakhir, Dino tetap aktif menyuarakan pandangannya terkait kebijakan luar negeri Indonesia, termasuk isu diplomasi, diaspora Indonesia, hubungan ASEAN, serta posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik dunia. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini