Pematangsiantar, Sinata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para calon jemaah sebelum menunaikan ibadah haji.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pematangsiantar, Misran Pais, menyampaikan bahwa sebanyak 111 calon jemaah haji telah mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota calon jemaah haji Kota Pematangsiantar yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
“Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, jumlah calon jemaah haji Kota Pematangsiantar tahun 1447 H/2026 sebanyak 111 orang, dengan rata-rata usia antara 40 hingga 70 tahun,” ujar Misran, Selasa (10/2/2026).
Baca juga:Janji Besar Prabowo di Malang: Ongkos Haji Lebih Murah
Dari hasil pemeriksaan, seluruh calon jemaah dinyatakan sehat dan layak untuk melaksanakan perjalanan ibadah haji. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan darah, urine, foto toraks (rontgen dada), elektrokardiogram (EKG) sebagai bagian dari medical check up (MCU), serta pemeriksaan kesehatan fisik dan jiwa.
Proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap. Pemeriksaan awal dilaksanakan di tiga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), yakni Puskesmas Raya, Puskesmas Kartini, dan Puskesmas Singosari. Selanjutnya, untuk pemeriksaan MCU yang lebih mendalam, para calon jemaah dirujuk ke rumah sakit maupun klinik laboratorium.
“Pemeriksaan kesehatan awal dilakukan di tiga puskesmas. Untuk MCU lanjutan, calon jemaah dirujuk ke rumah sakit atau klinik laboratorium,” jelas Misran.
Ia menambahkan, bagi calon jemaah yang terdeteksi memiliki penyakit menular atau riwayat penyakit kronis, Dinkes akan melakukan penanganan dan pengobatan terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan evaluasi ulang guna memastikan kelayakan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.
Baca juga:Kemenhaj Bongkar Dugaan “Perang Opini” Kartel Haji, Wamen Dahnil Disebut Jadi Sasaran Adu Domba
“Kami menilai kondisi kesehatan calon jemaah, apakah layak untuk melakukan perjalanan udara dan tidak membahayakan keselamatan dirinya maupun jemaah lainnya,” pungkas Misran. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini