Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Dinkes Pematangsiantar Nyatakan 111 Calon Jemaah Haji Layak Berangkat

dinkes pematangsiantar nyatakan 111 calon jemaah haji layak berangkat
Pihak Dinas Kesehatan Pematangsiantar bersama Kementerian Haji dan Umrah. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap calon jemaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para calon jemaah sebelum menunaikan ibadah haji.

Advertisement

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pematangsiantar, Misran Pais, menyampaikan bahwa sebanyak 111 calon jemaah haji telah mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota calon jemaah haji Kota Pematangsiantar yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah.

“Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah, jumlah calon jemaah haji Kota Pematangsiantar tahun 1447 H/2026 sebanyak 111 orang, dengan rata-rata usia antara 40 hingga 70 tahun,” ujar Misran, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga  Semarak Rupiah Hari Natal Penuh Damai Digelar, BI Siantar Siapkan Uang Tunai Rp3,3 T

Baca juga:Janji Besar Prabowo di Malang: Ongkos Haji Lebih Murah

Dari hasil pemeriksaan, seluruh calon jemaah dinyatakan sehat dan layak untuk melaksanakan perjalanan ibadah haji. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan darah, urine, foto toraks (rontgen dada), elektrokardiogram (EKG) sebagai bagian dari medical check up (MCU), serta pemeriksaan kesehatan fisik dan jiwa.

Proses pemeriksaan dilakukan secara bertahap. Pemeriksaan awal dilaksanakan di tiga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), yakni Puskesmas Raya, Puskesmas Kartini, dan Puskesmas Singosari. Selanjutnya, untuk pemeriksaan MCU yang lebih mendalam, para calon jemaah dirujuk ke rumah sakit maupun klinik laboratorium.

“Pemeriksaan kesehatan awal dilakukan di tiga puskesmas. Untuk MCU lanjutan, calon jemaah dirujuk ke rumah sakit atau klinik laboratorium,” jelas Misran.

Baca Juga  Soal Iklan Rokok Dekat Sekolah, DPMPTSP Angkat Tangan

Ia menambahkan, bagi calon jemaah yang terdeteksi memiliki penyakit menular atau riwayat penyakit kronis, Dinkes akan melakukan penanganan dan pengobatan terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan evaluasi ulang guna memastikan kelayakan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

Baca juga:Kemenhaj Bongkar Dugaan “Perang Opini” Kartel Haji, Wamen Dahnil Disebut Jadi Sasaran Adu Domba

“Kami menilai kondisi kesehatan calon jemaah, apakah layak untuk melakukan perjalanan udara dan tidak membahayakan keselamatan dirinya maupun jemaah lainnya,” pungkas Misran. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini