Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Dinas Hanpangtan Siantar Sosialisasikan Vaksin Rabies Gratis

dinas hanpangtan siantar sosialisasikan vaksin rabies gratis
Selebaran Dinas Hanpangtan Pematangsiantar tentang vaksin rabies gratis

Pematangsiantar, Sinata.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Hanpangtan) Kota Pematangsiantar yang juga mengurusi hewan peliharaan, sosialisasikan vaksin rabies gratis. Vaksin akan dilakukan dari 25 September 2025 hingga 15 Oktober 2025.

Sosialisasi dilakukan dengan menyebar selebaran berisi anjuran kepada masyarakat agar membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Selebaran berbentuk flyer, disebar melalui media sosial.

Advertisement

Vaksin diberikan secara gratis itu akan dilakukan terhadap anjing, kucing dan monyet (kera). Petugas vaksin hewan dari Dinas Hanpangtan akan “menyeser” seluruh kelurahan di Kota Pematangsiantar.

“Ini aku dapat selebaran vaksin rabies secara gratis untuk hewan peliharaan yang dikirim oleh kelurahan melalui chat Whatsapp,” ucap Mey Tobing, warga Jalan Toba I, Kecamatan Siantar Selatan, Senin 22 September 2025.

Baca Juga  Diskusi Publik IWO Ungkap Fakta Cornel Simanjuntak yang Jarang Dibahas

Sementara, Benny Sirait, pegawai Dinas Hanpangtan Pematangsiantar membenarkan vaksin rabies gratis akan dilakukan dinas tempatnya bekerja.

“Iya bang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Siantar juga kan menaungi bidang hewan dan peternakan, hingga untuk hal vaksinasi rabies hewan peliharaan menjadi tanggung jawab dari dinas ini,” ucap Benny.

Katanya, tidak ada korban tercatat di dinasnya korban rabies akibat dari gigitan hewan peliharaan. Pun begitu, Dinas Hanpangtan tetap melakukan pencegahan.

Beny selanjutnya menjelaskan, hewan yang harus divaksin, setidaknya telah berusia 3 bulan dan yang telah dewasa.

“Nantinya petugas sebanyak 15 orang. Dengan 5 tenaga dokter hewan akan dibagi 4 tim, yang bekerja di tiap kantor kelurahan, serta  melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk memastikan hewan peliharaannya sudah disuntik vaksinasi rabies,” sebutnya. (SN13)

Baca Juga  Media Kesulitan Konfirmasi, Polda Sumut Janji Tegur Dua Kasat Lantas

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini