Labuhanbatu Selatan, Sinata.id – Suasana mencekam terjadi di Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Selasa (6/1/2026) sore.
Seorang pemuda yang diduga pelaku pencurian dikejar warga setelah masuk ke rumah seorang nenek dan nekat menyandera korban menggunakan sebilah parang panjang.
Peristiwa yang menyerupai adegan film laga tersebut sontak menyita perhatian warga sekitar. Pelaku yang terpojok di dalam rumah korban membuat situasi semakin menegangkan, sementara sang nenek berada dalam kondisi terancam.
Proses evakuasi dan penangkapan berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi berupaya menenangkan situasi sembari berkoordinasi dengan warga sekitar.
Baca juga:Patroli 24 Jam Nonstop, Timsus JCS Polrestabes Medan Amankan Pemuda Bersajam dan Terduga Pencuri
Setelah melalui proses negosiasi dan pengalihan perhatian, polisi bersama warga akhirnya berhasil melumpuhkan serta menangkap pelaku tanpa menimbulkan korban jiwa.
Usai diamankan, pelaku mengaku berasal dari wilayah Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu. Namun, sejumlah warga menyebutkan informasi berbeda yang menyatakan pelaku berasal dari kawasan Istana. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami identitas serta motif pelaku.
Korban, seorang nenek lanjut usia, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat meski mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Sementara itu, pelaku langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah warga yang menyaksikan langsung peristiwa itu mengaku masih terkejut dengan aksi nekat pelaku. Mereka menilai kejadian tersebut sangat membahayakan keselamatan warga, terutama karena melibatkan orang lanjut usia sebagai korban.
Baca juga:Pembunuhan di Madiun Tewaskan Pemuda 19 Tahun Usai Pesta Miras
“Situasinya sangat menegangkan. Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan karena pelaku membawa parang dan menyandera nenek tersebut,” ujar seorang warga setempat.
Warga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengawasan keamanan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman, guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Ini menjadi peringatan bagi kita semua. Keamanan lingkungan harus lebih diperhatikan, terutama rumah warga yang dihuni orang tua,” tutup warga. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini