Tapanuli Utara, Sinata.id – Sebuah truk pengangkut barang jenis Canter mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 03.10 WIB.
Truk tersebut diduga hilang kendali akibat sopir mengantuk hingga menghantam beberapa tiang listrik dan dua rumah warga di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa itu sempat mengejutkan warga sekitar karena suara benturan terdengar sangat keras pada dini hari.
Salah seorang warga bermarga Lumban Tobing mengatakan dirinya baru saja masuk ke rumah sebelum mendengar dentuman keras dari arah jalan raya.
“Saya baru masuk ke rumah, tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat kuat. Saat kami keluar, truk sudah menabrak beberapa tiang listrik dan dua rumah warga. Kami langsung menolong sopir dan kernet truk,” ujarnya.
Sopir truk bermarga Simatupang bersama kernet bermarga Hutagalung mengaku kecelakaan terjadi begitu cepat. Sopir juga mengakui dirinya sempat merasa mengantuk selama perjalanan, namun tetap melanjutkan perjalanan tanpa beristirahat.
“Saya memang sudah merasa mengantuk di perjalanan, tetapi tidak berhenti untuk beristirahat hingga akhirnya kecelakaan ini terjadi,” kata sopir.
Sementara itu, pemilik rumah yang mengalami kerusakan, P. Purba, mengaku terkejut saat kejadian berlangsung. Meski demikian, ia bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban.
“Kami sangat kaget, tetapi bersyukur semua keluarga selamat dan tidak ada korban jiwa,” ucapnya.
Sekitar pukul 06.00 WIB, personel Unit Lakalantas Polres Taput tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan dan olah tempat kejadian perkara.
Pihak kepolisian menyatakan truk tersebut telah diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Truk sementara kami amankan untuk dijadikan barang bukti. Keterangan lengkap akan disampaikan setelah pemeriksaan terhadap kedua belah pihak selesai dilakukan,” ujar petugas Unit Lakalantas.
Dalam peristiwa tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa, namun kerugian material akibat kerusakan rumah dan tiang listrik masih dalam pendataan pihak berwenang. (SN15)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini