Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Ekonomi & Bisnis

Di Tengah Ancaman Harga Energi dan Krisis Global, Purbaya Klaim APBN Tetap Aman

di tengah ancaman harga energi dan krisis global, purbaya klaim apbn tetap aman
Purbaya Yudhi Sadewa. (Bloomberg)

Jakarta, Sinata.id – Di tengah tekanan global yang kian tak menentu, pemerintah mencoba menenangkan pasar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan langsung kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada Presiden Prabowo Subianto, dan hasilnya fiskal Indonesia dinyatakan masih dalam kondisi aman.

Namun, di balik pernyataan optimistis itu, pemerintah tetap memasang sikap waspada tinggi.

Advertisement

Purbaya menegaskan, hingga saat ini kondisi APBN masih cukup solid untuk menahan tekanan, termasuk dari lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik geopolitik.

“Anggarannya masih aman,” kata Purbaya usai rapat koordinasi.

Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi bahwa pemerintah akan menerbitkan Perppu untuk melonggarkan batas defisit anggaran di atas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga  PLN Tercekik Utang Kompensasi Rp55 Triliun

Menurutnya, situasi saat ini belum memenuhi kategori darurat yang mengharuskan langkah ekstrem tersebut.

Meski APBN dinilai aman, pemerintah tidak menutup mata terhadap risiko yang membayangi. Lonjakan harga energi global, terutama minyak, masih menjadi faktor krusial yang bisa mengubah arah kebijakan fiskal.

Purbaya menegaskan, pemerintah terus menghitung dampak kenaikan harga komoditas terhadap beban anggaran.

“Kalau harga minyak tinggi terus bertahan lama, baru kita hitung ulang,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Artinya, status “aman” yang disampaikan saat ini bukan jaminan permanen, melainkan kondisi sementara yang sangat bergantung pada dinamika global.

Di sisi lain, Presiden Prabowo tetap menegaskan garis kebijakan, defisit APBN tidak boleh melebar sembarangan.

Baca Juga  Harga BBM Pertamina Terbaru Maret 2026 Naik, Ini Daftar Lengkap di Seluruh Indonesia

Ia bahkan menargetkan disiplin anggaran tetap dijaga, kecuali dalam kondisi krisis besar seperti resesi global.

Sinyal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Pemerintah kini berada di posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, harus menjaga optimisme pasar dengan memastikan APBN tetap sehat. Di sisi lain, ancaman eksternal terus bergerak liar, dari harga minyak, konflik geopolitik, hingga fluktuasi ekonomi global.

Jika tekanan global mereda, APBN berpeluang tetap stabil. Namun jika krisis berkepanjangan, opsi penyesuaian anggaran, termasuk potensi pelebaran defisit, bisa kembali masuk meja. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini