Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Inspiratif

Dari Tepian Danau Toba ke Harvard: Kisah Armando Siahaan, Alumni Del yang Menembus Kampus Elite Dunia

armando
Armando Siahaan. (Foto: Facebook LBP)

BALIGE, Sinata.id  – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Yayasan Del. Armando Siahaan.

Salah satu alumni angkatan pertama SMA Unggul Del yang lulus pada 2015, berhasil menyelesaikan pendidikan di Harvard Business School, Amerika Serikat.

Advertisement

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa putra daerah dari kawasan Danau Toba mampu bersaing di tingkat global dan menembus salah satu institusi pendidikan paling bergengsi di dunia.

Perjalanan Armando menuju Harvard tidaklah instan. Setelah menamatkan pendidikan di SMA Unggul Del pada 2015, ia melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar sarjana pada 2019.

Setelah itu, Armando sempat meniti karier di sejumlah perusahaan swasta sebelum kembali melanjutkan pendidikan.

Keputusan untuk terus belajar menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya hingga ke Harvard Business School, kampus yang juga pernah melahirkan banyak tokoh dunia, di antaranya Michael Bloomberg dan Ray Dalio.

Pencapaian Armando turut mengingatkan pendiri Yayasan Del, Luhut Binsar Pandjaitan, pada masa-masa awal mendirikan yayasan tersebut sekitar 25 tahun lalu.

Saat itu, ia dan sang istri memiliki sebuah cita-cita besar: suatu hari akan lahir peraih Nobel bidang sains dari desa-desa di tepian Danau Toba.

Mimpi itu mungkin terdengar tinggi. Namun, melihat semakin banyak alumni Del yang berhasil menembus universitas-universitas terbaik dunia, cita-cita tersebut kini dinilai bukan sesuatu yang mustahil.

“Melihat pencapaian Armando hari ini, mimpi itu saya kira tidaklah mustahil,” ungkap Luhut Binsar Pandjaitan di akun Facebook pribadinya, Sabtu (6/6/2026).

Luhut sebut, Armando bukan satu-satunya alumni Del yang melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus kelas dunia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah alumni SMA Unggul Del maupun Institut Teknologi Del berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama seperti Northwestern University, Tsinghua University, hingga University of Illinois Urbana-Champaign.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini