Jakarta, Sinata.id – Sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah terpaksa menghentikan operasional sementara akibat keterlambatan pencairan dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati Endah, Kecamatan Cilengkrang, resmi menghentikan layanan sejak Senin (8/6/2026), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Penghentian dilakukan karena pengelola tidak memiliki modal yang cukup untuk membeli bahan baku makanan bagi para penerima manfaat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas produksi makanan tidak terlihat.
Dapur yang biasanya digunakan untuk menyiapkan makanan bergizi bagi siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya tampak tidak beroperasi.
Perwakilan SPPG Jati Endah, Ahmad Faujy, mengatakan penghentian sementara dilakukan karena adanya penyesuaian administrasi dan dukungan operasional dalam penyelenggaraan program MBG.
“Operasional SPPG Bandung Cilengkrang Jati Endah dihentikan sementara terhitung sejak 8 Juni 2026 sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan,” kata Ahmad dalam surat pemberitahuan kepada para penerima manfaat.
Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk memastikan tata kelola pelayanan tetap berjalan sesuai regulasi dan standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.
Pihak pengelola memastikan layanan akan kembali berjalan setelah persoalan administrasi dan pendanaan selesai.
Fenomena serupa juga terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Sebanyak 14 dapur MBG menghentikan operasional sementara karena dana operasional belum diterima.
Ketua Satgas MBG Bangkalan, Bambang Budi Mustika, mengatakan penghentian tersebut bersifat sementara dan operasional dapat kembali berjalan segera setelah dana ditransfer.
“Kalau hari ini ditransfer, besok sudah operasional lagi. Intinya menunggu uang masuk saja,” ujarnya.
Selain 14 dapur yang terdampak masalah pendanaan, enam dapur MBG di Bangkalan masih ditutup karena kendala instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sementara lima dapur lainnya berhenti beroperasi karena persoalan internal.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini