Simalungun, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi memberangkatkan Tim Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk menyambangi 37 masjid di berbagai kecamatan. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, di pendopo rumah dinasnya di Pamatang Raya, Sumatera Utara, Selasa (24/2/2026).
Program tahunan tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada 25 Februari 2026. Setiap masjid yang dikunjungi akan menerima bantuan berupa satu unit speaker portabel dan dua gulung sajadah. Selain agenda kunjungan, pemerintah daerah juga menyiapkan dua kegiatan buka puasa bersama masyarakat yang akan digelar di Kecamatan Bosar Maligas dan Kecamatan Sidamanik.
Koordinator Tim Safari Ramadhan yang juga Asisten Administrasi dan Umum, Akmal H. Siregar, melaporkan bahwa tim terdiri atas 207 pendamping dan 33 penceramah. Mereka akan disebar ke sejumlah titik guna memperkuat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan selama bulan suci.
Dalam rangkaian kegiatan, pemerintah daerah turut menyalurkan santunan kepada anak yatim, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta tokoh agama yang hadir.
Baca juga: Bupati Simalungun Soroti Irigasi hingga Disiplin ASN
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, H. Bahrum Saleh, menjelaskan bahwa safari Ramadhan menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memberikan bimbingan keagamaan. Ia menyebut kegiatan ini diharapkan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan harapan agar seluruh anggota tim menjalankan tugas sesuai jadwal dan menyampaikan pesan yang menyejukkan. Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Simalungun memiliki sekitar 1.200 masjid dan musala yang tersebar di 32 kecamatan, sehingga peran kolaboratif menjadi penting dalam menjaga kebersamaan.
Acara pelepasan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa dan laporan panitia. Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang menekankan makna keberkahan Ramadhan, kemudian buka puasa bersama dan salat berjamaah di musala rumah dinas Bupati. Sejumlah pejabat daerah, pimpinan organisasi keagamaan, serta masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini