Medan, Sinata.id — Aksi pencurian rumah dengan kerugian besar terbongkar di kawasan Kutalimbaru. Seorang pria berusia 38 tahun berinisial R, diduga kuat membobol rumah warga dan menggasak uang tunai puluhan juta rupiah serta perhiasan emas. Pelaku kini telah diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penangkapan dilakukan tim Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, di Perumahan Jatimas Artumoro, Blok I Nomor 03. Informasi keberadaan terduga pelaku diperoleh setelah polisi melakukan penyelidikan intensif atas laporan pencurian rumah di Desa Sei Mencirim.
Petugas mendapati terduga pelaku berada di sekitar rumahnya. Tanpa perlawanan berarti, ia langsung diamankan dan diinterogasi di lokasi. Dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah masuk ke rumah korban dengan cara membongkar pintu menggunakan sebilah parang.
Korban diketahui bernama Adnan Abdul Rahman. Dalam aksinya, pelaku disebut membawa kabur uang tunai sekitar Rp40 juta serta sembilan perhiasan emas jenis gelang. Hasil kejahatan itu, menurut pengakuan pelaku kepada penyidik, dihabiskan untuk foya-foya, termasuk berjudi, membeli narkoba, serta memenuhi gaya hidup, sementara sebagian lainnya digunakan untuk membeli pakaian.
Sejumlah barang hasil kejahatan turut disita polisi, di antaranya sepatu hijau, tiga kaus, celana panjang, dan jaket biru, yang diduga dibeli menggunakan uang curian. Seluruh barang bukti kini telah diamankan.
“Pelaku berikut barang bukti sudah dibawa ke Polsek Kutalimbaru untuk pemeriksaan lanjutan,” kata petugas kepolisian yang menangani perkara ini, Jumat siang.
Kasus ini ditangani dengan sangkaan pencurian dengan pemberatan, sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah sekitar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keamanan rumah, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. [dfb]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini