Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Bea Cukai Siantar Lampaui Target 2025, Setor Rp349,02 Miliar

bea cukai siantar lampaui target 2025, setor rp349,02 miliar
Kantor Bea Cukai Pematangsiantar. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Pematangsiantar mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Hingga akhir Desember 2025, realisasi penerimaan negara mencapai Rp349,02 miliar atau 100,79 persen dari target yang ditetapkan.

Advertisement

Capaian tersebut disampaikan Kepala Bea Cukai Pematangsiantar, Raden Herman Hermawan, dalam siaran pers tertanggal 11 Februari 2026.

Raden menjelaskan, KPPBC TMP C Pematangsiantar sebagai unit vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki wilayah kerja yang mencakup satu kota dan enam kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

“Sebagai pengumpul penerimaan negara, kami berkomitmen mengoptimalkan pendapatan dari sektor bea masuk dan cukai dengan tetap mengedepankan pelayanan yang profesional dan akuntabel,” ujarnya.

Baca juga:Kinerja Bea Cukai Pematangsiantar Disorot, Akses Informasi Dinilai Tertutup

Baca Juga  PBB Meningkat Tajam Jadi Keluhan Warga pada Reses Daud Simanjuntak

Dorong Iklim Usaha dan Investasi

Selain berperan sebagai revenue collector, Bea Cukai Pematangsiantar juga menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Melalui pemberian fasilitas kepabeanan dan cukai yang tepat sasaran, instansi ini turut mendorong pertumbuhan investasi dan kelancaran arus perdagangan.

Hingga akhir 2025, Bea Cukai Pematangsiantar melayani empat perusahaan Kawasan Berikat, satu Gudang Berikat, tiga pelaku usaha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), satu Pusat Logistik Berikat, serta tujuh Pengusaha Pabrik Hasil Tembakau (HT).

Dari sisi fasilitas yang diberikan, capaian yang dibukukan meliputi:

Insentif fiskal sebesar Rp1,55 triliun

Devisa impor mencapai US$456,96 juta

Devisa ekspor sebesar US$1.007,47 juta

“Penyederhanaan prosedur dan penerapan manajemen risiko menjadi kunci dalam memperlancar arus logistik ekspor dan impor,” jelas Raden, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga  Skandal Pungli Oknum Satpol PP Siantar Diungkap Pedagang

Tindak Rokok dan Miras Ilegal

Dalam perannya sebagai community protector, Bea Cukai Pematangsiantar juga mengintensifkan pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, khususnya rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal. Operasi dilakukan bersama TNI, Polri, Satpol PP, dan aparat penegak hukum lainnya.

Baca juga:OTT KPK Guncang Kemenkeu, Pejabat Bea Cukai Baru Dilantik Menkeu Jadi Tersangka

Sepanjang 2025, petugas berhasil menindak 360.378 batang rokok ilegal dan 1.384 liter minuman keras ilegal.

Dari penindakan tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp823,93 juta.

“Kami tidak hanya mengejar penerimaan negara, tetapi juga melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang merugikan dan berbahaya,” tegas Raden.

Baca Juga  Truk Gandeng Bebas Melintas di Pusat Kota Siantar, Pengawasan Kasat Lantas Dipertanyakan

Edukasi dan Kepedulian Sosial

Selain pengawasan, Bea Cukai Pematangsiantar aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya rokok ilegal, modus penipuan ekspor-impor, ketentuan registrasi IMEI, serta asistensi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sosialisasi dilakukan melalui talkshow radio, konten edukatif di media sosial, hingga pertemuan langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, instansi ini juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa santunan anak yatim dan pembagian paket makanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Sinergi, pelayanan prima, dan pengawasan yang kuat menjadi komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara,” tutup Raden. (SN10)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini