Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Bareskrim: Blackout Sumatera Diduga Akibat Faktor Teknis dan Cuaca Ekstrem, Bukan Sabotase

blakcout
Bareskrim Polri. (Foto: Ist)

“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah,” kata Nunung dikutip dari Kompas.com.

Dugaan tersebut juga diperkuat oleh kesaksian warga sekitar yang mengaku mendengar suara ledakan sebelum listrik padam.

Advertisement

Untuk kepentingan penyelidikan, potongan kabel transmisi yang putus telah diamankan dan saat ini diperiksa di laboratorium forensik Polri guna memastikan penyebab pasti kerusakan.

Sementara itu, PLN menyebut sebelum gangguan terjadi pada pukul 18.30 WIB, sistem kelistrikan Sumatera dalam kondisi normal dan terintegrasi.

Saat itu terdapat aliran daya besar menuju Sumatera Barat melalui koridor transmisi Jambi, tepatnya jalur Muara Bungo–Sungai Rumpeh.

Karena itu, gangguan pada jalur tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya pasokan daya dalam jumlah besar dan memicu blackout pada sistem interkoneksi Sumatera.

Nunung menegaskan hingga kini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.

“Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, bentuk kabel yang putus juga memperkuat dugaan tidak adanya sabotase karena kerusakan kabel terlihat berbentuk serabut dan tidak rapi seperti hasil pemotongan disengaja.

Saat ini, kondisi sistem kelistrikan di Sumatera disebut telah pulih sepenuhnya dan pasokan listrik kembali normal 100 persen. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini