Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Bantu Biaya Rumah Sakit, KSP Galang Donasi untuk Korban Pembacokan di Siantar

bantu biaya rumah sakit, ksp galang donasi untuk korban pembacokan di siantar
Ilustrasi

Simalungun, Sinata.id – Komunitas Sobat Papakenzie (KSP) galang donasi untuk Zikri (18 tahun), korban pembacokan di Jalan Melati, Nagori (Desa) Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada 12 September 2025 yang lalu.

Donasi digalang KSP untuk menalangi biaya perawatan dan pengobatan Zikri di Rumah Sakit (RS) Vita Insani. Sebab, Zikri maupun orang tuanya tidak mampu membayar biaya rumah sakit tersebut.

Advertisement

Inisiator KSP, Efendi mengatakan, biaya perawatan dan pengobatan yang harus dibayar sebesar Rp 35 juta.

“Tadi dapat kabar dari tetangganya Zikri. Korban masih dirawat dan belum bisa pulang karena terkendala biaya. Kita saat ini membuka donasi untuk membantu keluarga Zikri supaya bisa pulang dari rumah sakit,” kata Efendi, Selasa 16 September 2025.

Baca Juga  Bahas Tanah Adat, Pemkab Gelar Rakor dengan Pemangku Adat Simalungun

Efendi berharap, ada dermawan yang berkenan menyisihkan rezekinya untuk membantu biaya perawatan dan pengobatan Zikri. “Kita harapkan bantuan kawan-kawan untuk membantu meringankan beban keluarga Zikri,” sebutnya.

Tetangga Zikri yang dihubungi melalui ponsel menyebut, peristiwa pembacokan terjadi pada dini hari, sekira pukul 01.00 WIB.

Dini hari itu, Zikri bersama 4 temnnya sedang nongkrong di jembatan kecil yang ada di Jalan Melati. Namun tiba-tiba, A, menyuruh Zikri dan 4 temannya membubarkan diri, sambil menebaskan parang. Nahas, tebasan parang itu mengenai bagian kepala Zikri.

“Malam itu, posisi Zikri berdiri, kawan-kawannya duduk di bok sambil main HP. Terus pelaku datang sambil bilang, bubar kalian. Tapi pelaku langsung bacok Zikri. Karena posisi Zikri berdiri, dia yang kena,” sebut tetangga Zikri yang enggan menyebutkan namanya.

Baca Juga  Ruang Rapat Kecamatan Gunung Malela Resmi Dinamai Tuan Rondahaim Saragih

Katanya, kondisi keluarga korban sedang alami kesulitan ekonomi. Ayah Zikri, bekerja sebagai BHL tidak mampu memenuhi kebutuhan biaya rumah sakit tempat Zikri dirawat.

“Ayahnya kerja BHL. Rumah aja masih ngontrak. Kemarin dengar-dengar biayanya sampai Rp 45 juta. Tapi dikasih keringanan sama rumah sakit, jadi Rp 35 juta. Kasihan kali bang, ada surat tanah orang itu, cuma digadaikan gak bisa karena belum serifikat,” katanya lagi.

Kapolsek Bangun, AKP R Simarmata yang dihubungi melalui telepon selularnya belum memberikan tanggapan atas kejadian tersebut. (SN11)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini